Aksi Blokir Jalan di Brangsong Oleh Warga Blorok Bukan Penolakan Terhadap Proyek Jalan Tol di Kendal Jateng

IMG-20170301-WA0080

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kendal, Mediasi antara warga Desa Blorok Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dan PT Waskita berjalan lancar. Keputusan didapat setelah ada mediasi antara kedua belah pihak yang dilakukan di rumah Kepala Desa Blorok, Rabu (1/3/2017). Hadir dalam mediasi tersebut 3 perwakilan dari PT.Waskita, Kades Blorok H. Subari dan 9 warga serta Aiptu Suhartono Aiptu Anjar dan Bhabinkamtibmas Desa Blorok Brigadir Saiful dari Polsek Brangsong Polres Kendal.

Sebelumnya berkaitan dengan penutupan jalan masuk yang menuju Desa Blorok dengan menanam 3  batang pohon pisang di tengah jalan oleh warga dengan maksud agar truk molen yang mengerjakan jalan tol tidak bisa melewati jalan Desa Blorok.

Dalam mediasi ini warga menyampaikan pada dasarnya mendukung pembangunan jalan tol tersebut karena merupakan proyek nasional. Namun dalam pengerjaan proyek tol itu untuk jalan di Desa Blorok semakin rusak dan tebing irigasi pada ambrol karena di lewati armada truk yang besar-besar. Untuk itu warga meminta kepada PT Waskita  untuk jalan agar diperbaiki dan dicor karena kalau hanya di urug menggunakan tanah semakin lama akan tambah rusak kalau tidak segera di perbaiki dan bisa menyebabkan pengguna jalan terjatuh terlebih jika terjadi hujan.

Dari PT Waskita menanggapi dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidak kenyamanan warga Desa Blorok untuk jalan yang menjadi rusak karena adanya proyek tol tersebut. Untuk jalan di Blorok sudah ada rencana perbaikan namun masih menunggu jeda setelah pengecoran di lokasi karena kalau jalan di cor maka untuk pengecoran di lokasi  tol tidak bisa berjalan.

“untuk sementara memang baru tambal sulam di tempat-tempat yang rusak parah dan pada lokasi tertentu diperkuat dengan plat besi”, kata Amin dari Waskita.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan, SIK melalui Kapolsek Brangsong AKP Edi Susanto, SH mengatakan setelah adanya mediasi dan mendapatkan keterangan dari PT. Waskita akhirnya warga bisa menerima.

“Tidak ada warga yang menolak pembangunan jalan tol. Namun karena ada dampak jalan yang rusak jadi warga meminta untuk segera minta untuk diperbaiki”, kata Kapolsek.

Selama mediasi berlangsung aman dan lancar.

Penulis : Bagus Prakoso

Editor : Iqbal96

Publish : Bagus Prakoso

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password