Deteksi Penyelundupan Satwa,, Polda Lampung Datangkan 6 Ekor Anjing Pelacak

Tribratanews.polri.go.id – Lampung. Kasus penyelundupan satwa di Indonesia saat ini semakin marak dari tahun ke tahun. Modus operandinya bermacam-macam mulai dari penyelundupan di dalam negeri dan lintas negara hingga perdagangan lewat situs jual-beli online.

Untuk mengantisipasi gencarnya penyelundupan satwa perlu upaya protektif yang digagas aparat keamanan dan pemerintah. Polda Lampung mendatangkan enam ekor anjing pelacak (K9) yang khusus melacak penyelundupan satwa liar yang dilindungi. Keenam anjing tersebut berjenis hungarian pointer, belgian labrador, cockerspringer spaniel, dan mix breed. Anjing-anjing pelacak tersebut dilatih oleh personel dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Wildlife Conservation Society (WCS)di Pusat Instalasi K9 Deteksi Satwa di Wildlife Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Wildlife yang berada di Kabupaten Kalinda itu berdiri pada 2018 dan dalam aktivitasnya selalu berkoordinasi dengan Balai Karantina di Bandar Lampung. JAAN saat ini memiliki sebanyak 30 orang tenaga ahli. Dalam misi penyelamatan satwa langka tersebut, organisasi itu dipantau langsung oleh seorang pakar dan tenaga ahli dari Belgia.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi keberadaan dari JAAN yang telah membantu penanganan dari penyelundupan satwa liar. Selama ini kasus penyelundupan satwa selalu menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan bagi aparat kepolisian. Untuk itu terangnya perlu koordinasi dan kerja sama dari banyak kalangan termasuk LSM dan asosiasi internasional.

“Untuk diketahui satwa liar di dunia ini sebanyak 10 persen ada di Indonesia. Maka kita dituntut menjaga satwa-satwa ini dari tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dunia pun ikut memikirkan bagaimana satwa jangan sampai punah, maka kita dituntut untuk menjaganya. Oleh karena masih banyak di Indonesia ini kita temukan satwa liar yang dikomersilkan orang,” jelasnya, Sabtu (7/9/19).

Dengan adanya anjing pelacak tersebut, diharapkan dapat mengurangi penyelundupan hewan liar yang dilindungi undang-undang. “Selama ini anjing pelacak itu kan untuk melacak narkoba dan terorisme, namun sekarang kita memiliki anjing pelacak yang khusus untuk melacak satwa liar yang diselundupkan. Kita harapkan ini akan membantu polisi dalam mengurangi penyelundupan hewan langka atau pun satwa liar yang dilindungi,” jelas Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad , Sabtu (7/9/19).

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password