Berantas Peredaran Uang Palsu, Polda Sumut Musnahkan Uang Palsu Senilai 1,5 Miliar

Tribratanews.polri.go.id – Medan. Sejak 2017 sampai dengan 2019, Polda Sumatera Utara (Sumut) beserta jajarannya telah berhasil melakukan penanganan kasus uang palsu sebanyak 27 kasus.

Kapolda SumutIrjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., saat pemusnahan sebanyak 21.632 lembar uang palsu yang digelar di depan Gedung Utama Polda Sumut Jalan SM Raja Medan menyampaikan bahwa penyelesaian perkara sebanyak 24 kasus dan 3 kasus masih dalam tahap penyidikan, Rabu (14/08/19).

Pemusnahan uang palsu sebanyak senilai Rp 1,5 miliar dengan cara dibakar ini langsung disaksikan oleh Pejabat utama (PJU) Polda Sumut dan Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat.

Kapolda mengaku perlindungan terhadap rupiah dimuat dalam UU Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang.

“Pada Pasal 35, 36, dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang rupiah dalam hal pemalsuan mata uang rupiah. Baik itu, menyimpan secara fisik uang palsu, mengedarkan atau membelanjakan uang palsu, membawa atau memasukkan uang palsu ke dalam atau keluar wilayah Indonesia dan mengimpor atau mengekspor uang palsu akan mendapat ancaman pidana mulai 10 tahun sampai seumur hidup,” jelas Kapolda.

Sementara itu, Kepala BI Provinsi Sumut, Wiwiek Sisto Widayat, mengungkapkan ada sekitar21.632 lembar uang palsu yang dimusnahkan. Di mana uang itu ditemukan dari setoran masyarakat ke perbankan periode 2013-2018yang kemudian dilakukan klarifikasi ke BI ternyata uang palsu.

Kepala BI Provinsi Sumut, menuturkan setelah mengetahui bahwa itu uang palsu, pihaknya langsung ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut untuk diamankan sebelum dimusnahkan.

“Uang palsu tersebut terdiri dari pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 2 ribu,” jelasnya.

Untuk pecahan Rp 100 ribu, kata Wiwiek, ada sebanyak 8.974 lembar atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 894.400 ribu. Pecahan Rp 50 ribu sebanyak 11.850 lembar atau sekitar Rp 592.500ribu. Kemudian pecahan Rp 20 ribu sebanyak 636 lembar atau senilai Rp 12.720 ribu. Pecahan Rp 10 ribu sebanyak 88 lembar atau sekitar Rp 880 ribu.
Sedangkan pecahan Rp 5 ribu sebanyak 83 lembar atau senilai Rp 415 ribu dan terakhir pecahan Rp 2 ribu sebanyak selembar.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password