Kakorlantas Polri Sayangkan Tindakan Adi Pelanggar yang Melawan Arus

Tribratanews.polri.go.id, Jakarta – Video seorang pengendara motor bernama Adi Saputra (20) mengamuk lantaran tidak terima ditilang polisi vira di medsos. Padahal Adi melawan arus serta tak punya SIM dan STNK. Kakorlantas Irjen Refdi Andri menyayangkan kejadian ini.

Fatalitas dari tindakan melawan arus di jalan raya sangat berbahaya, baik bagi pelaku maupun pengendara lainnya. Apalagi dalam kasus ini remaja bernama Adi ini juga memboncengkan pacarnya.

“Melawan arus itu salah satu potensi terjadinya laka lantas yang akibatnya fatal. Apalagi dia nggak pakai helm, sangat disayangkan,” kata Irjen Refdi, Kamis (7/2/2019).

Dijelaskan Irjen Refdi, setiap orang harus memenuhi syarat kelengkapan saat berkendara dengan membawa STNK dan SIM serta memakai helm. Rambu-rambu juga harus dipatuhi. Jika tidak, personel Polantas akan melakukan penindakan.

“Jika ada pemeriksaan dilakukan kepolisian, ketika kendaraan dihentikan, surat-surat diminta, itu ada kewajiban untuk menunjukkan SIM dan STNK. Setiap pengendara wajib menunjukkan itu,” ucapnya.

Terkait pelaku yang masih remaja ini mengamuk dan merusak motornya sendiri, Irjen Refdi menyayangkan prilaku tersebut karena saat ini sudah banyak remaja yang taat aturan berlalu lintas saat berkendara.

“Saya tidak mau menggeneralisasi, mungkin itu dia sedang ada persoalan, ada permasalahan. Kita nggak tahu juga,” ucapnya.

Irjen Refdi berharap kasus ini menjadi pelajaran. Menurutnya, masyarakat, khususnya kaum milenial, terus membangun kesadaran akan pentingnya memenuhi kelengkapan dan mematuhi aturan saat berkendara. Ini sejalan dengan program Millennial Road Safety Festival yang sedang digalakkan Korlantas Polri.

“Target kita lewat program ini kalangan milenial bisa menjadi pelopor keselamatan. Ini yang sekarang sedang terus kita galakkan,” ujarnya.  (La/Sw/Hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password