Kapolda Jatim Ajak Akademisi dan Rektor Jaga Situasi Kondusif

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan didampingi Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Toni Harmanto menggelar pertemuan dengan akademisi dan para rektor yang tergabung dalam Forum Intelektual 45 Jatim yang dilaksanakan di gedung Patuh, Mapolda Jatim, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (7/12/18).

Dalam acara tersebut turut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Toni Harmanto, Para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan para Rektor yang tergabung dalam Forum Intelektual 45 Jatim.

Kapolda Jatim menyampaikan bahwa acara yang diselenggarakan siang hari ini merupakan salah satu upaya Polda Jatim dalam bersinergi bersama Para Rektor dan Akademisi se-Jatim untuk mewujudkan Situasi Kamtibmas Jawa Timur yang kondusif menjelang Pileg dan Pilpres Tahun 2019. “Saya harapkan para rektor juga ingin menghendaki Pilpres 2019 dalam keadaan aman dan memberikan sosialisasi kepada mahasiswanya. Sinergi antara Polri, TNI dan lembaga lainnya merupakan kekuatan untuk menciptakan situasi yang kondusif terutama di Jatim,” jelas Kapolda.

 

Alhamdulillah pemilukada serentak yang lalu berlangsung dengan aman, hanya di Sampang Madura ada Pemungutan Suara Ulang. Pada saat ramai ramainya unjuk rasa tentang bendera Tauhid, Alhamdulillah Jatim tidak ada unjuk rasa dan tidak mengerahkan massa ke Jakarta. “Saya harapkan para Rektor juga ingin menghendaki Pilpres 2019 dalam keadaan aman dan memberikan sosialisasi kepada mahasiswanya. Sinergi antara Polri, TNI dan lembaga lainnya merupakan kekuatan untuk menciptakan situasi yang kondusif terutama di Jatim,” jelas Kapolda.

Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) Masdar Hilmy mengimbau semua pihak tetap waspada terhadap isu-isu yang dibawa ke ranah politik. “Yang kita waspadai yaitu isu agama untuk kepentingan politik. Walaupun masyarakat Indonesia mayoritas muslim tetapi belum yakin tentang keislaman yang mana yang benar. Sehingga apabila ada orang masuk mendoktrinkan suatu ideologi akan gampang terpengaruh,” jelas Rektor UINSA.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password