Polres Biak Gelar Doa Lintas Agama, FKUB Tolak Money Politik pada Pilkada 2018

IMG-20180419-WA0186

Tribratanews.polri.go.id, Papua Polres Biak – Tokoh-tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Biak Numfor menolak dengan tegas praktek-praktek money politik yang mungkin saja digunakan oleh para calon kandidat pada Pilkada Biak dan Pilkada di Papua. Hal itu dikatakan oleh Pdt Max kafiar selaku Ketua FKUB Biak Numfor, pada kegiatan Doa Lintas Agama yang digelar di Aula Hotel Asana, Rabu (19/4/2018).

Dalam kesempatan itu, Ketua FKUB Biak menghimbau Masyarakat agar lebih bijak menolak untuk memilih kandidat yang mengutamakan money politik, hanya untuk memenuhi kebutuhan sesaat, nasib rakyat dan pembangunan di Biak maupun di Papua lima tahun kedepannya yang akan menjadi taruhannya. “Mau enak sehari mau menderita lima tahun itu terserah, tapi sebisa mungkin hindari money politik, kampanye yang berkualitas, jangan mencemooh yang satu dan yang lain terhadap kekurangannya, ”imbau Ketua FKUB Biak Pdt Max Kafiar.

IMG-20180419-WA0184

Disatu sisi pihaknya memberikan apresiasi kepada Polres Biak Numfor, yang menggelar pertemuan tersebut. Persamaan persepsi antar pemuka agama dipandang penting sebagai wujud menciptakan Pilkada Damai di Papua secara khusus di Biak. “Sebagai masyarakat yang percaya terhadap Pancasila kita harus bisa meyakini dan menghayati semua sila itu, demi mewujudkan masyarakat bhinneka yang aman. Kebhinekaan kita jangan hanya jadi slogan semata, dalam pertemuan formal dan nonformal. Ketika pancasila kita hayati kita bisa refleksikan dalam setiap tugas, profesi, pekerjaan apapun kita akan menciptakan suasana yang rukun setiap warga, ”katanya memberikan petuah.

Sementara Kapolres Biak Numfor AKBP Rachmad Amsori, SIK mengatakan kegiatan doa lintas agama ini hakekatnya untuk menciptakan Pilkada Papua yang aman dan Demokratis, tidak ada perselisihan karena mengejar jabatan.

IMG-20180419-WA0174

“Kita sadar manusia hanya bisa berkehendak tapi semua itu kembali kepada Kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Kita berdoa bersama agar ada campur tangan Tuhan, untuk Pilkada Damai di Papua dan Biak secara khusus. Kita sebisa mungkin harus bisa menghindari konflik, karena Pilkada memiliki tujuan yang mulia, mencari pemimpin yang mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat. Bukan mencari pimpinan yang menghasut masyarakat. Kabupaten Biak harus jadi kabupaten yang lebih berkembang dimasa-masa yang akan datang, ”tambah Kapolres.

Hadir dan turut memberikan sambutan Danlanud Manuhua BiakP Kol. Pnb Fajar Adriyanto, Ketua MUI Biak Ustad Kamaruddin, Ketua Klasis Biak Selatan Pdt. George Korwa, pimpinan agama Hindu, Katolik, dan Buddha. Serta paguyuban nusantara, tokoh perempuan, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda serta tokoh politisi. (*)

Penulis : Ruslan
Editor : Raden Dwi Candra Narisa
Publish : Ruslan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password