Bertindak Selaku Pembina Upacara, Polres Banyumas Serukan NKRI Harga Mati

Tribratanews.polri.go.id, Polres Banyumas – Kepolisian Resor Banyumas, Polda Jawa Tengah dalam kepedulianya terhadap generasi muda menyerukan NKRI merupakan harga mati bagi bangsa Indonesia. Bertempat di lapangan upacara SMA Negeri 2 Purwokerto dilanksanakan upacara Pengibaran Bendera, Senin (23-1-2017).

Bertindak selaku pembina upacara AKP Isfa Indarto, S.H., M.H yang diikuti oleh murid SMA juga Kepala Sekolah, Dewan Guru berserta stafnya. Upacara kali ini lain dengan upacara rutin yang mereka laksanakan setiap hari Senin. Upacara rutin setiap hari Senin kali ini sebagai Pembina Upacara dengan menghadirkan Kepolisian.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum melalui AKP Isfa Indarto, S.H., M.H dalam amanatnya menyampaikan masalah penggunaaan media sosial harus dengan bijak, terkait kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba dan tidak ketinggalan di singgung masalah NKRI serta Cyber Crime kepada seluruh peserta upacara.

WhatsApp Image 2017-01-22 at 19.34.04AKP Isfa Indarto menghimbau kepada peserta upacara untuk memupuk rasa kebanggaan terhadap kebangsaan NKRI bisa dilihat dari petugas upacara yang semangat, hikmat dan tertib seperti saat ini. Apresiasi untuk SMA Negeri 2 Purwokerto, mengingatkan kembali untuk ketahanan sekolah jangan lengah apabila terjadi kelengahan maka akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Maka diingatkan agar selalu waspada dengan apa yang terjadi di sekitar kita.

Berkaitan dengan cyber crime yang begitu cepat meluas perkembangannya, mari kita jaga ketahanan mulai dari individu dengan penggunaan media sosial yang baik dan bijak.

Menyangkut bidang ideologi adalah tanggungjawab kita bersama, intoleransi sangat menggerus, untuk itu para pelajar tetap semangat belajar dengan baik.

“Begitu juga dengan masalah narkoba, sebagai korban disini tidak melihat status apapun, narkoba menjadi hal yang sangat merugikan utamanya bagi generasi penerus bangsa. Sekarang kita berada di medan laga, mari kita belajar merubah nasib yang baik untuk menjadi lebih baik dengan melakukan yang terbaik.”, ajak AKP Isfa.

Sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, tapi kalau sudah menjadi satu ikatan, maka akan mampu menyapu segala-galanya. Demikian kata bijak di akhir amanatnya.

Penulis : Sukiyah

Editor : Kang Ikbal

Publish : Frismi Zusyi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password