Kapolda Sulsel Dianugerahi Gelar Kerajaan Imanying Arri Karaeng Tobarani

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono menghadiri Maudu Lompoa (Maulid Besar) di Cikoang laikang Takalar (17/12/17). Acara tersebut dihadiri Kapolres Takalar, Kasdim Takalar, Sekda Takalar, pemangku adat laikang, para raja se Sulsel.

Disana Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono disambut secara adat dengan pengalungan sarung oleh Karaeng Polombangkeng, disambut payung kerajaan dan ngaru serta tarian penyambutan tamu.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono bahwa maafkan saya kalau salah karena saya bukan penceramah karena diundang sebagai penceramah Makna maulid yang kita peringati sekarang di Balla Lompoa Bagaimana kita mencintai Nabi Rasulullah, inpelementasinya sederhana seperti yang telah dilakukan pembawa acara walaupn acara sedang berjalan dihentikan dahulu untuk solat dimesjid, dirumah sebagai kepala kita harus jadi contoh kepada istri dan anak anak untuk shalat tetapi kalau tidak mau jangan marah apalagi memukul, begitu jang di kantor harus jadi contoh kepada bawahan dan anak bisa shalat pada waktunya .

Kita juga harus bersyukur kepada Tuhan karena semua yang kita punya adalah milik Allah yang dititipkan kepada kita kita pelihara dan keluarkan sebagian karena ada hak orang lain didalamnya, seperti di Polda diadakan kepada anggota 1000 setelah apel memasukkan untuk dikumpul dan dibelikan beras dan makanan jadi yang sudah tua dan disalurkan kekampung kampung yang miskin dan maafkan kepada pemerintah kalau saya yang langsung kekampung kampung itu bukan Kapolda Sulsel tetapi Umar.

Setelah selesai maulid dilanjutkan dengan pemberian gelar IMANYING ARRI KARAENG TOBARANI yang artinya RAJA BERSINAR DAN BERANI.

Pemberian gelar kerajaan adalah kesepakatan raja sesulsel yang hadir dan pemberian nama gelar kerajaan dilaksanakan di Balla Lompoa Kerajaan polombangkeng di Cikoang Takalar. Pemberiaan nama kerajaan disampaikan langsung oleh karaeng / Raja polombangkeng disaksikan oleh semua raja raja yang hadir, pemerintah setempat, setelah itu dilanjutkan penyerahan badik kerajan yang diserahkan langsung oleh pemangku adat atau raja Laikang sebagai tanda persaudaraan dengan kerajaan dan menjadi warga kerajaan.

IMG-20171217-WA0007

IMG-20171217-WA0012

IMG-20171217-WA0014

 

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password