Hentikan Mobil Kapolda, Polantas Ini Diberikan Penghargaan oleh Kapolda Sulsel

IMG-20171211-WA0010

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono menegaskan bahwa satu keteladanan lebih baik dari seribu kata-kata. Jadi memberikan contoh yang baik kepada personel maupun masyarakat lebih baik daripada terus berkata tanpa realisasi dan bukti.

Hal itu diungkapkan Kapolda saat mengambil Apel pagi di Lapangan apel Mapolda Sulsel, Senin (11/12/17).

Umar juga menjelaskan dengan contoh keteladanan maka usaha Polri untuk memperbaiki citra positif lebih mudah, “Lihat saja baru berapa minggu saya disini lingkungan kita (Mapolda) sudah kelihatan berbeda menjadi lebih bersih,” tuturnya.

Contoh lainnya yang diperlihatkan Kapolda Umar saat ikut mengantri pada acara pernikahan anggotanya disebuah hotel di Makassar, kenapa Kapolda rela antri karena ia ingin memberikan keteladanan bahwa sesama tamu undangan tidak ada yang diprioritaskan, semuanya harus mengantri.

“Kalau kita langsung-langsung aja naik ke pengantin ntar apa kata masyarakat, nanti dibilang lagi mentang-mentang Kapolda jadi nggak ngantri, kan tidak baik didengar,” ucap mantan Kapolda NTB tersebut.

Ia juga memberikan contoh tentang apa yang dilakukan Kapolres Bulukumba Akbp Anggi Naulifar Siregar yang turun langsung menguburkan jenazah anggotanya yang meninggal dalam keadaan berpakaian dinas.

“Seperti itu seharusnya seorang pemimpin, memberikan contoh keteladanan kepada anggotanya tidak sekedar kata-kata, bukan untuk dilayani melainkan harus melayani masyarakat dan memberikan motivasi dan contoh kepada anggota,” pungkasnya.

Kapolda memberikan contoh motivasi kepada personel dengan menghadirkan dua orang yang dianggap berprestasi dan patut diberikan penghargaan, keduanya adalah Bripka Rais yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Panakukang dan Bripka Arby yang bertugas di Lalu Lintas.

Yang pertama Bripka Rais diberikan penghargaan karena inisiatifnya yang memungut sampah bekas aksi unjuk rasa hari anti korupsi di Flyover, “Lihat karena perbuatannya yang kecil itu ia dikenal karena masuk medsos dan media online, apakah butuh uang untuk pencitraan seperti ini, tentu tidak tapi berkat aksi nyata yang ditunjukkan ia terkenal dan memberikan citra positif kepada institusi (Polri).

Berikutnya Bripka Arby, seorang anggota lalu lintas yang berani menyetop kendaraan dinas Kapolda Sulsel dan memprioritaskan seorang ibu pengendara motor untuk menyeberang jalan terlebih dahulu.

“Seperti ini seharusnya anggota dijalan, jangan karena Kapoldanya yang ingin lewat maka langsung tergopoh-gopoh menghentikan laju kendaraan lain yang kemungkinan bisa mencelakakan masyarakat, kita itu pelayan masyarakat bukan pelayan pimpinan,” ungkap Kapolda.

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password