Terkait Terorisme,Puluhan Orang Diduga Teroris Berhasil Ditangkap Densus 88 AT Polri

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri, Kamis 22 Juni 2017 pukul 11.00 WIB, Bertempat di Gedung Divisi Humas Polri, telah dilaksanakan Press Release terkait Operasi Penegakan Hukum Densus 88 AT Polri.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto didampingi Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Drs Rikwanto dan Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Drs Martinus Sitompul, menyampaikan bahwa setelah aksi bom Kampung Melayu, Densus 88 AT Polri berhasil mengungkap jaringan-jaringan teroris di Indonesia.

Dalam kurun waktu yang relatif singkat densus 88 anti teror telah melakukan penangkapan terhadap para pelaku teroris baik yang  terlibat langsung maupun jaringan yang  mendukung aksi tersebut.

Dari hasil operasi penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri khususnya yg dilakukan oleh Densus 88 AT Polri berhasil megungkap sejumlah orang yang terlibat dalam jaringan teroris. Adapun penangkapan para tersangka tersebut antara lain :
1. terkait tindak pidana terorisme bom Kampung Melayu sebanyak 14 orang. 5 diantaranya sudah dipulangkan, yaitu 2 laki-laki dan 3 perempuan.
2. terkait DPO tindak pidana teroris sebanyak 7 orang.
3. terkait FTF dan pendanaan sebanyak 5 orang.
4. terkait pencegahan terhadap aksi teror sebanyak 15 orang.

Kadivhumas Polri menambahkan bahwa “Total keseluruhan yang berhasil ditangkap baik terkait langsung maupun tidak langsng dengan aksi teroris di Indonesia sampai dengan tanggal 21 juni 2017 berjumlah 41 orang”.

Menurut Kadivhumas Polri, Keberhasilan Polri khususnya yang dilakukan oleh Densus 88 ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan sehingga ada kemungkinan jumlah para tersangka teroris masih akan terus bertambah.

“Para tersangka yang berhasil diamankan Densus 88 AT Polri merupakan hasil penangkapan dari beberapa daerah di indonesia,”ujar Irjen Pol Setyo Wasisto, S.H.

Dikatakan Irjen Pol Drs Setyo Wasisto, Selain terlibat langsung , para tersangka juga  ada yang menjadi pendukung aksi teroris di Indonesia seperti penyandang dana, menyembunyikan dan melindungi para pelaku teroris yg ada di Indonesia.

“Mereka merupakan bagian dari jaringan yang ada di indonesia saat ini,”pungkas Kadivhumas Polri. (*) 

 

Penulis : Niken
Editor : Umi Fadilah
Publish : Alam/Very

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password