Ups…Banyak Wajib Pajak di Karanganyar yang Salah Duga, Ternyata Pajak Tidak Naik

dscn2843

Tribratanews.polri.go.id – Polres Karanganyar; Petugas loket di Kantor Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD)/Samsat Kabupaten Karanganyar wajib menjelaskan kenaikan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kepada wajib pajak.

Ratusan warga memadati ruang tunggu dan pelayanan Kantor UPPD/Samsat Kabupaten Karanganyar pada Jumat (06/01/2017). Mereka menunggu petugas loket memanggil nomor antrean maupun nama sesuai tertera pada STNK, BPKB, dan lain-lain.
Nomor antrean pajak tahunan mencapai 400-an saat Tim Tribratanews.polri.go.id  memantau pembayaran pajak di Kantor UPPD/Samsat Kabupaten Karanganyar pada pukul 10.00 WIB. Hari itu, PP Nomor 60 Tahun 2016 mulai diberlakukan. Tidak ada aktivitas yang berubah.
Tetapi, pelayanan petugas loket sedikit berubah. Mereka seolah wajib memberi tahu tentang kebijakan PP Nomor 60 Tahun 2016. Seperti dilakukan petugas loket kepada Warga Jatiyoso, Prasetyo. Dia membayar pajak tahunan kendaraan roda dua.
Prasetyo sudah menyiapkan beberapa lembar uang pecahan Rp50.000 untuk membayar pajak. Pajak yang harus dia bayar Rp203.000. Tetapi, dia mengeluarkan uang pecahan Rp50.000 lebih banyak dari Rp203.000. Prasetyo mengangguk-angguk saat menerima penjelasan dari pertugas loket.
“Saya pajak tahunan sepeda motor. Ternyata hanya disuruh bayar pajak Rp203.000 ditambah Rp25.000. Kata petugas loket itu biaya pengesahan [Rp25.000]. Dijelaskan sama petugasnya soal kenaikan tarif,” kata Prasetyo sembari menunjukkan stempel di salah satu kolom pengesahan di STNK.
Informasi yang dihimpun, sejumlah wajib pajak salah persepsi terhadap kebijakan kenaikan tarif PNBP. Mereka berpikir kenaikan tarif mempengaruhi biaya pajak kendaraan menjadi 2-3 kali lipat. Oleh karena itu, ribuan warga menyerbu Kantor UPPD/Samsat Kabupaten Karanganyar pada Kamis (05/01/2017).
Warga Kebakkramat, Yanuar, mengantre hingga pukul 19.00 WIB pada Kamis. Dia mengurus mutasi kendaraan. Yanuar mengaku terpaksa mengurus mutasi pada Kamis karena mengetahui kenaikan tarif PNBP. Tetapi dia mengelak memanfaatkan momen sebelum kenaikan tarif berlaku.
“Ya enggak mas. Sudah tahu kalau tarif naik. Karena berkas mutasi baru jadi saja makanya baru diurus kemarin,” ujar dia saat ditemui di Kantor UPPD/Samsat Kabupaten Karanganyar, Jumat.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Ahdi Rizaliansyah, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi  menyampaikan petugas di Kantor UPPD/Samsat Kabupaten Karanganyar menyelesaikan pelayanan pukul 20.00 WIB pada Kamis. Mereka melayani lebih dari 1.000 wajib pajak pada Kamis. Kasat Lantas menyampaikan petugas loket di Kantor UPPD/Samsat Kabupaten Karanganyar harus menjelaskan tentang kenaikan tarif PNBP. “Jadi kalau ada yang bayar pajak tahunan. Petugas wajib jelaskan biaya pengesahan Rp25.000. Sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 yang berlaku per hari ini. Jangan sampai warga tidak tahu disuruh bayar untuk apa,” tutur AKP Ahdi.

Tim Bhayangkara PID Promoter Polres Karanganyar

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password