Polisi Perairan Hadapi Ilegal Fishing

WhatsApp Image 2017-05-12 at 10.24.03

tribratanews.polri.go.id – Polda Kepri, Berkembangnya kemajuan zaman, tentu semakin meningkat pula kebutuhan manusia akan barang-barang untuk kelangsungan hidupnya. Indonesia dikenal sebagai Negara Kepulauan dan menjadi salah satu Negara dengan kekayaan laut terbesar Didunia. Potensi sumber daya ikan Indonesia diperkirakan mencapai angka 6,2 juta ton pertahun dengan tingkat pemanfaatan 3,7 juta ton pertahun.

Kondisi Geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau juga membuat  maraknya pencurian ikan baik oleh Kapal Ikan Asing (KIA) dan Kapal Ikan Indonesia (KII), biasa melakukan kegiatan penangkapan tanpa dilengkapi dokumen dan tidak pernah mendarat di pelabuhan perikanan Indonesia padahal kegiatannya dilaksanakan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPRI).

Sedangkan KII melakukan kegiatan penangkapan dengan dokumen asli tapi palsu (pejabat yang mengeluarkan bukan yang berwenang). Data dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menyebutkan bahwa kerugian Negara dari illegal fishing mencapai Rp 30 triliun setiap tahun. Kerugian ini sangat besar, misalnya apabila dibandingkan dengan anggaran DKP tahun 2008 yang berkisar Rp 3,3 Triliun.

Dalam upaya ini Satuan Polisi Perairan Kepri melakukan kegiatan patroli laut di wilayah hukum Perairan Kepri secara maksimal dan intensif cegah ilegal fishing. Kegiatan patroli tersebut sebagai upaya mendukung Kamtibmas di wilayah Perairan, mencegah terjadinya  Ilegal Fishing dan tindak Kriminal lainya yang dimungkinkan terjadi diwilayah perairan. Patroli itu rutin dan terjadwal dilakukan dalam upaya pencegahan untuk tindakan kejahatan yang terjadi diwilayah Perairan Kepri. Satuan Polisi Perairan juga berkoordinasi dengan TNI AL, Kapal Pengawas Perikanan (dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan), sampai Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (dibawah Kementerian Perhubungan) dalam menjaga wilayah Perairan Kepri dari Illegal Fishing.

Satuan Polisi Perairan Kepri juga berharap masyarakat atau para nelayan selalu kooperatif dan bekerjasama dengan baik untuk melaporkan berbagai peristiwa atau aktifitas yang janggal yang berada diwilayah perairan Kepri kepada pihak Polisi Perairan atau polisi terdekat agar cepat direspon dan ditindak lanjuti dengan baik. Tentunya kinerja maksimal Polair tidak akan sukses tanpa adanya dukungan maksimal pula dari masyarakat dan para nelayan.

Penulis : Andi S

Editor : Umi Fadilah

Publish : Andi S

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password