Tepis Kabar Penculikan Anak, Polres Kendal Himbau Jangan Main Hakim Sendiri dan Mudah Terpengaruh Hoax

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kendal, Maraknya informasi yang tidak benar ( hoax ) yang beredar di media sosial dengan memberitakan bahwa ada sekelompok penculik anak-anak yang akan mengambil organ dalamnya dengan modus menyamar sebagai orang gila membuat keresahan secara luas khususnya di wilayah Kabupaten Kendal.

Seperti resahnya masyarakat di Eks Kawedanan Selokaton dikarenakan telah ramai dan menjadi perbincangan bahwa adanya penculikan anak-anak dengan modus menyamar sebagai orang gila, pemulung atau pengemis dan 3 penculik tertangkap dan diamankan di Polsek Sukorejo Polres Kendal.

20170308_224852

Menanggapi hal tersebut Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan, SIK melalui Kapolsek Sukorejo AKP Haryo Deko Dewo membenarkan adanya 3 orang yang diserahkan oleh Sat Pol PP Kecamatan Sukorejo kepada Polsek, Rabu (8/3/2017). Namun Kapolsek menegaskan bahwa ketiga orang tersebut bukanlah penculik seperti yang ramai diberitakan namun orang yang mengalami gangguan kejiwaan yang ditemukan di Desa Selokaton dan Desa Damarjati Kecamatan Sukorejo.

Kapolsek menjelaskan ketiga orang yang dimaksud tersebut yakni Kasmini (40) warga Langenharjo Kelurahan Kebondalem Kabupaten Kendal,  Sutiah (36 th) warga Desa Dempelrejo Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal dan Mariati M (55 th) warga Campursari Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Polsek Pegandon tentang alamat dari salah satu orang tersebut yang bernama Sutiah memang benar bahwa orang tersebut adalah warga ngampel sesuai alamat. Kemudian datang dari Kades Ngampel dan orang tua Sutiah untuk menjemput dan membawa pulang ke rumahnya.

Orangtua Sutiah menjelaskan bahwa anaknya tersebut telah pergi meninggalkan rumah kurang lebih 1 minggu yang lalu dan memang mengalami gangguan kejiwaan. Sedangkan 2 orang lainnya Mariati dan Kasmini kemudian oleh anggoa Sat Pol PP dann Dinas Sosial Kecamatan Sukorejo diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Kendal.

Di tempat terpisah Kapolres Kendal AKBP Maulana menyampaikan keresahan yang terjadi karena pengaruh sosial media  dan mudahnya masyarakat terpengaruh tentang berita-berita yang belum tentu kebenaranya namun menjadi konsumsi informasi bagi masyarakat menjadi berita adanya penculikan anak dengan modus orang gila yang cepat merebak.

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat jangan mudah terbakar oleh isu hoax dan memfilter setiap informasi yang didapatnya.

“Apabila benar menjumpai adanya pelaku penculikan jangan main hakim sendiri dan segera dilaporkan ke Kepolisian terdekat”, kata Kapolres.

Penulis : Bagus Prakoso

Editor : Iqbal96

Publish : Bagus Prakoso

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password