Polres Brebes Amankan Aksi Damai Buruh Peringati Hari Perempuan Internasional

Tribratanews.polri.go.id Brebes – Puluhan warga yang mengatasnamakan Federasi Kontruksi Umum dan Informal Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FKUI-SBSI) Kabupaten Brebes menggelar aksi damai di Pendopo Kabupaten Brebes, Rabu (8/7/2017). Peserta aksi yang berangkat dari Kecamatan Kersana ini dipimpin oleh Raharjo yang bertindak sebagai Koordinator lapangan (Korlap).

Rombongan yang tiba di Alun-alun Brebes sekitar pukul 09.20 Wib ini selanjutnya menuju kekantor Setda Kabupaten Brebes dengan berjalan kaki yang disertai penyampaian orasi. Adapun tuntutan yang diaspirasikan oleh para peserta aksi antara lain pemerintah diminta memberikan perlindungan kepada semua pekerja perempuan baik sektor formal dan informal untuk bebas dari bentuk diskriminasi dan kekerasan berbasis gender.

Disamping itu juga diminta pemenuhan hak formal pengupahan. Selanjutnya, stop diskriminasi dan pelecehan seksual terhadap buruh perempuan serta Pemerintah harus mengambil sikap kepada buruh/pekerja khususnya buruh perempuan yang seringkali mendapatkan diskriminasi pelanggaran HAM dan pelecehan seksual yang hingga kini masih menanti keadilan.

Kegiatan aksi damai yang mendapat pengawalan ketat dari petugas Kepolisian Resor Brebes ini, akhirnya ditemui langsung oleh Bupati Hj Idza Priyanti, SE. Selain Bupati Brebes dan perwakilan dari peserta aksi, pejabat terkait yang menemui peserta antara lain Kabid Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Rini Puji Astuti, perwakilan dari Dinas Sosial, Kesbangpol serta dari KPPT Kabupaten Brebes.

Korlap Raharjo menyampaikan bahwa aksi ini digelar dalam rangka memperingati hari ibu sedunia. Ia mengatakan, FKUI SBSI membela kaum buruh wanita. Yang menurutnya di Brebes permasalahan tenaga kerja formal maupun informal masih mendapatkan tekanan/diskriminasi dan pelecehan dalam bekerja. Hal ini yang membuat kaum buruh wanita merasa takut dan tidak nyaman serta upah yang masih rendah sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Semoga aksi dapat disikapi oleh Pemda Brebes khususnya dinas terkait untuk bekerja lebih maksimal,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Brebes Idza Priyanti menyampaikan bahwa hak-hak terhadap kaum buruh sudah diberikan, termasuk UMK 1.418.000 di Brebes sudah menjadi standart kabupaten dan sudah melalui survei dan kajian terlebih dahulu.

Terkait pemasalahan diskriminasi pihaknya akan melaksanakan pengawasan langsung ke pabrik-pabrik. Apakah hak karyawan sudah di beri oleh pihak pabrik atau belum. Menurutnya, apabila ada terjadi diskriminasi bisa melapor keserikat buruh yang ada untuk diteruskan ke dinas dan instansi terkait.

“Kalaupun di Brebes ada pelecehan terhadap buruh pabrik, silahkan lapor dan kami siap mendampingi dan membantu sehingga kejadian tersebut tidak terulang,” jelas Bupati.

Selain itu, pemerintah daerah (Pemda) akan turun untuk sosialisasi dan memberikan himbaun serta pembinaan kepada pabrik untuk selalu memperhatikan kesehatan, keamanan dan pemberiaan hak bagi para buruh yang sudah bekerja keras untuk keuntungan pabrik.

Sementara itu, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Brebes menerjunkan sedikitnya 110 personil gabungan untuk mengamakan jalannya aksi damai ini. Kegiatan aksi sendiri berjalan aman dan kondusif. (Hms Res BBS).

Admin Polri56290 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password