Implementasi Promoter Kapolri Dalam Penyelenggaraan Pendidikan SIP Angkatan Ke-46 TA Anggaran 2017

13

Tribratanews.polri.go.id – Sukabumi; Waka Setukpa Lemdiklat Polri Komisaris Besar Polisi Sumarjiyo memberikan Arahan Kepada 1105 Peserta didik yang mengikuti Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 46 tahun anggaran 2017 yang terdiri dari 955 Polki dan 150 Polwan.

Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi dilaksanakan selama 7 bulan dengan melibatkan 195 Pendidik dari Setukpa Lemdiklat Polri

Dalam arahannya Komisaris Besar Polisi Sumarjiyo, menjelaskan,”Berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/290/XII/2016,tanggal 21 Desember 2016 tentang Prodik Polri Tahun 2017, Bahwa tujuan Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi adalah menghasilkan Inspektur Polisi yang memiliki sikap dan prilaku, pengetahuan dan keterampilan sebagai penyedia terdepan (first line supervisor) yang bermoral, profesional, modern, terpercaya dan unggul dalam rangka pelaksanaaan tugas Kepolisian. selain itu juga melahirkan Perwira Polri yang anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

“Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut diharapkan  kepada seluruh peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan tertib dan sesuai dengan standar kompetensi kelulusan dengan kriteria baik.

Setukpa Lemdiklat Polri saat ini telah melakukan beberapa langkah-langkah kongkrit terhadap komponen-komponen pendidikan.

Dimulai dari persiapan Kurikulum yang baik , serta Revisi Modul yang sesuai dengan kebutuhan, karena jaman sekarang ini sudah canggih dan tentunya telah mengenal teknologi modern, selain itu pemenuhan alins/alogin juga telah dipersiapkan.

Untuk menjamin Akuntabel proses pendidikan, Assasemen pengasuh telah dilaksanakan dan pemenuhan anggaran bagi siswa serta dukungan kesehatan bagi siswa juga akan terpenuhi.

Dari langkah ini perbaikan tersebut diatas diharapkan mampu meniadakan Asumsi-asumsi Negative yang selama ini dirasakan.

Memanipulasi aturan dengan bermain api antara peserta didik dengan para pengasuh maupun dengan tenaga pendidik harus segera ditinggalkan, selain itu juga kebiasan meminta IBL (Izin Berlibur) diluar jadwal yang ditetapkan prodik juga harus dihilangkan.

“Tidak ada lagi kata bermain-main dalam pendidikan ini”,Tegas Waka Setukpa Lemdiklat Polri Komisaris Besar Polisi Sumarjiyo.

Penulis : Humas

Editor  : Iqbal96

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password