Sinergitas Antar Perguruan Beladiri Dan Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Wonogiri Jawa Tengah, untuk memelihara situasi kamtibmas dan cegah kelompok radikal pro kekerasan yang intoleran Polsek Jatisrono bentuk forum silaturohmi antar  ormas seni bela diri se Kecamatan Jatisrono bertempat di Ruang Data Polsek Jatisrono telah berlangsung silaturahmi antar ormas seni bela diri Kecamatan Jatisrono. Jumat, (3/3/17).
Kegiatan yang pandu oleh  Kanit Binmas Iptu Tarno  yang mewakili Kapolsek Jatipurno AKP Sali,SH dan di pantau dan di galang  langsung Kanit Intelkam Aiptu Heru Narwito serta di ikuti Saudara Sarto selaku Ketua Ranting PSHT Kecamatan Jatisrono bersma 10 warga PSHT, Nathanael Krisunu Asatnawa (IJI)  bersama 4 anggota,saudara Wawan Setyawan dari PSH Winongo bersama 6 anggota, Saudara Maryanto  dari Inkai bersama 4 anggota, bapak H Untung  dari Persiknas ASAD PC.LDII Kecamatan  Jatisrono bersama 4 anggota, Syahri Ramadhan  dari Pagar Nusa, dan Kegiatan ini di hadiri  juga bapak H Tuharno ,SH,MH selaku anggota DPR Kabupaten wonogiri yang juga sesepuh PSHT.
Kapolres wonogiri AKBP Ronald Reflie Rumondor SIK, MSi melaui Kapolsek Jatisrono AKP Sali, SH dan Kanit Binmas Iptu Tarno, SH menjelaskan maksud dan tujuan di bentuknya forum silaturohmi antar ormas seni bela diri tersebut adalah sebagai wadah bentuk kerukunan yang mana antar ormas seni bela diri agar tidak terjadi perselisihan antar perguruan bela diri yang akhir akhir ini sering terjadi sehingga dapat mengganggu situasi kamtibmas khususnya di wilayah Kecamatan Jatisrono.
“Terimakasih dan selamat atas komitmen yang telah disepakati dan sore ini merupakan pertemuan yang ketiga kali, semoga membawa manfaat yang positif dalam menjalin persatuan dan kesatuan khususnya antar ormas seni bela diri di wilayah Kecamatan Jatisrono.”
“Hormati perbedaan agar kita tetap bersatu dalam bingkai NKRI.Waspadai kelompok radikal pro kekerasan, dan bila menemukan agar segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti..Waspadai terhadap trend meningkatnya curranmor, jangan sampai kita menjadi korban.”jelasnya
Tarno menambahkan bahwa Polri mulai tanggal 1 s/d 21 Maret 2017 akan melaksanakan operasi simpatik dengan fungsi yang dikedepankan adalah Lalu lintas yang bertujuan memberikan pembinaan para pemakai jalan, menekan angka kejadian laka lantas, untuk itu patuhi mulai dini segala bentuk aturan perundang undang kelalulintasan.
Dalam forum silaturahmi tersebut H Tuharno, SH berpesan “Kita harus mengingat kembali tujuan kesepakatan awal terbentuknya kepengurusan dan komitmen menjalin silaturahmi dan persaudaraan untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusifitas di wilayah Jatisrono”
“Jalin tali silaturahmi antar perguruan bela dirI untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif seni beladiri satu dengan yang lain di wilayah masing masing”
 “Organisasi beladiri diharapkan bisa mengingatkan anggotanya pada setiap event hiburan maupun kegiatan yang lain agar bisa selalu menjaga  dan mengutamakan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi atau golongan”pesan Tuharno
Forum silaturahmi antar ormas bela diri tersebut diatas mendapat tanggapan yang positif dengan indikator keanggotaan berkembang dengan ikutnya ormas Pagar Nusa dan Persiknas ASAD LDII,adapun pertemuan forum silaturahmi antar ormas seni bela diri tersebut rutin di laksanakan setiap akhir bulan serta di bentuk arisan dengan tempat pertemuan di Mapolsek Jatisrono.//(iwan tribratanews).

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password