Kapolda Sulut Hadiri Pembentukan Pengurus Artipena dan Memberikan Kuliah Umum Bahaya Narkoba di Unsrat Manado

IMG_0191

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito mengapresiasi terbentuknya Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkotika (Artipena) di Sulawesi Utara).

Menurutnya, relawan yang merupakan gabungan dari civitas akademika baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta ini, nantinya akan membantu tugas-tugas kepolisian dalam hal pemberantasan penyalahgunaan narkoba di daerah Sulawesi Utara.

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri pembentukan Pengurus Artipena Sulut, sekaligus memberikan kuliah umum dengan materi seputar penyalahgunaan narkoba di Indonesia, Jumat (3/3/2017) di lantai IV Gedung Rektorat Unsrat Manado.

“Kepolisian siap untuk membantu mensuport, dan memang narkoba sekarang sudah sangat meresahkan masyarakat dan bangsa. Ini bukan sekedar faktor ekonomis lagi tapi sudah merupakan perang secara terbuka melalui penyalahgunaan narkoba,” jelas Kapolda.

Menurut Kapolda, Kepolisian tidak mampu melakukan pencegahan terhadap narkoba tanpa bantuan dari seluruh elemen masyarakat.

IMG_0203

“Saya minta kepada BNP untuk menggerakan semua elemen masyarakat secara masiv guna membantu memberantas narkoba di Sulawesi Utara,” katanya.

Beliau juga memaparkan kondisi peredaran narkoba di Indonesia 3 tahun terakhir. Dijelaskannya, untuk tahun 2014, jumlah kasus yang terjadi yaitu narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya mencapai angka 35.666 kasus, sedangkan barang bukti yang berhasil disita sebanyak 1.1 ton sabu, heroin 11,9 kg, daun ganja 68,1 ton, ecstasy 487.453 butir.

Tahun 2015, jumlah kasus meningkat mencapai 40.827, dengan jumlah barang bukti sabu yang ditangkap sebanyak 4 ton, ekstasy 1,4 juta butir. Dan di tahun 2016, naik menjadi 45.252 kasus, dengan barang bukti sabu 4,5 ton, sabu cair 52,2 kg dan ekastasy 1,7 juta butir.

Melihat data yang dipaparkan, menurut Kapolda semakin tahun semakin bertambah kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Oleh karena itu beliau mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu aparat berperan aktif dalam memberantas penyalahgunaan narkoba ini. “Siapapun itu, meski anggota Polri yang kena kasus narkoba, pasti akan diproses hukum,” tegas Kapolda.

Kuliah umum Kapolda ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa Unsrat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Badan Narkotika Propinsi Brigjen Pol Charles H. Ngili, Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc, DEA, Ketua Artipena Pusat Prof Hapsoro, Dir Narkoba Kombes Pol M. Agus Iriawan, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo serta perwakilan civitas akdemika perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Artipena Pusat didampingi Kapolda dan Ka BNP Sulut menyerahkan Pataka Artipena kepada Rektor Unsrat yang dikukuhkan sebagai Ketua Artipena Sulut.

Penulis: Pri
Editor: Iqbal96
Publish: Pri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password