Tersangka Kasus Jambret Sebanyak 20 Kasus, Berhasil Ditangkap Polres Tolitoli

Kasus pencurian dengan kekerasan / jambret yang terjadi di Kabupaten Tolitoli sejak tahun 2016 sangat meresahkan masyarakat Tolitoli, beberapa laporan mengenai kasus tersebut sudah diterima oleh Polres Tolitoli, menanggapi hal tersebut, Kapolres Tolitoli AKBP Faizal Ramadhani S.Sos SIK MH membuat sebuah tim “Lidik Jambret” yang dipimpin oleh IPTU S. Kinsale. Tepat 1 bulan setelah tim dibentuk, tim tersebut berhasil menangkap tersangka yang meresahkan masyarakat Tolitoli tersebut.

Penangkapan dilakukan pada hari Senin, 27 Februari 2017 pukul 09.00 WITA karena telah terjadi kasus pencurian dengan kekerasan / jambret di Jalan Veteran 5 dengan korban, Pr Agustina, umur 25 Tahun, Agama Islam, Suku Bugis, pekerjaan Swasta. Kemudian pada hari yang sama, selang 2 jam setengah, juga terjadi jambret di Jalan Dapalak dengan korban Pr. Fatmawati, umur 34 tahun, agama Islam, Suku Bugis, pekerjaan PNS. Berdasarkan laporan dua orang korban tersebut, kemudian tim lidik yang dipimpin IPTU S. Kinsale, langsung melakukan lidik, terutama pada jenis kendaraan yang digunakan pelaku yaitu, JUPITER Z1 warna putih biru tanpa nomor polisi.

IMG-20170227-WA0172[1]

Hasil penyelidikan, sepeda motor tersebut ditemukan di Jalan Tadulako 2 Kelurahan Panasakan yang dikendarai oleh seorang lelaki, dan setelah dilakukan pembuntutan, lelaki tersebut menuju sebuah Counter, langsung dilakukan penangkapan. Lelaki tersebut bernama Lk MR, 18 tahun, terhadap lelaki tersebut, ditemukan 1 buah HP Iphone 5 warna krem, dan diakui oleh Lk MR, bahwa HP merk Iphone tersebut dibelinya dari Lk JG umur 28 tahun, dan diakui pula bahwa sepeda motor JUPITER Z1 warna putih biru yang dipakainya belum lama dipinjam oleh Lk JG.

IMG-20170227-WA0168[1]

Berdasarkan informasi tersebut, tim lidik mencari keberadaan Lk JG dan ditemukan di sebuah warnet di Jalan Tadulako 1 Kelurahan Panasakaan Kecamatan Baolan, kepada tim penyelidik, Lk JG mengakui bahwa sejak tahun 2016 sampai dengan saat ini, sekitar 20 kasus jambret yang beberapa diantaranya ia lakukan dengan ditemani oleh Lk WA, umur 26 Tahun, termasuk kasus jambret yang terjadi di dua TKP hari ini, yaitu di Jalan Veteran 5 dan Jalan Dapalak dengan menggunakan sepeda motor JUPITER Z1 warna putih biru tersebut yang ia pinjam dari Lk MR.

Berdasarkan pengakuan tersebut, selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap Lk WA di rumahnya, Jalan Wa’ani Kampung Pajala, selanjutnya dilakukan pengembangan untuk mencari keberadaan sejumlah barang bukti, seperti HP. Selain dijual kepada masyarakat, HP hasil jambretan juga dijual di beberapa Counter, ada satu buah HP merk Samsung, dijual kepada Lk RS , umur 25 tahun, dan setelah dilakukan penangkapan, Lk RS tersebut ternyata adalah pelaku curanmor motor BEAT yang dicuri pada bulan Juni 2016 di samping agen Lorena, Tadulako 3, Kelurahan Panasakan, menurut pengakuannya.

Dihadapan penyelidik, tersangka Lk JG mengakui bahwa benar sejak awal tahun 2016 sampai dengan saat ini, yang ia ingat sudah sebanyak 20 kasus jambret yang ia lakukan di Kabupaten Tolitoli termasuk 2 kasus jambret yang terjadi pada ini, Senin, 27 Februari 2017. Dan dari 20 kasus jambret tersebut, ada 3 kasus jambret yang ia lakukan bersama-sama dengan Lk WA. Bahwa dalam melakukan kasus jambret tersangka Lk JG kebanyakan meminjam sepeda motor milik teman di warnet sehingga setiap melakukan kejahatan jambret, tersangka JG selalu berganti sepeda motor.

Bahwa setelah melakukan kejahatan jambret, tersangka Lk JG sengaja membuang tas milik korban di berbagai tempat, diantaranya, di Jalan Manohara, dan Jembatan dekat Kesdim Kelurahan Panasakan. Untuk kasus jambret yang terjadi pada hari Senin ini, tersangka Lk JG membuang tas milik korban di Kelurahan Nopi. Pada saat tersangka dibawa untuk menunjukan lokasi dimana tas korban dibuang, tersangka Lk JG berusaha melarikan diri, sehingga petugas melumpuhkan dengan tembakan di kaki sebelah kiri. Hingga saat ini 3 orang tersangka, masing-masing Lk JG, Lk WA, dan Lk RS masih dalam pemeriksaan Sat Reskrim Polres Tolitoli dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain.

Terimakasih kepada masyarakat Tolitoli yang langsung melaporkan kepada Polres Tolitoli pada saat terjadi kasus jambret tersebut, sehingga Polres Tolitoli cepat dalam melakukan penangkapan. Dengan Kerjasama yang baik antara masyarakat Tolitoli dan Polres Tolitoli, pastinya kita bersama-sama dapat mempertahankan status Kabupaten Tolitoli sebagai Kabupaten teraman di Sulawesi Tengah.

Penulis : Aan
Editor : Kang Ikbal
Publish : Aan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password