Jambret di Kota Jambi : Dua pelaku ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polresta Jambi, sudah jatuh tertimpa tangga, sekiranya hal itu lah yang dapat digambarkan kepada dua pria warga sebrang kota Jambi yang diketahui bernama Ridwan Alias Iwan (28) seorang tukang ojek dan rekannya M.Mutaqim Alia Takim (29)pedagang gorengan, sebab keduanya nyaris merenggang nyawa akibat dimassa warga di Tugu Juang, Rabu (22/2)lalu sekitar pukul 15.30 WIB.

Hal ini terjadi usai keduanya melakukan aksi penjambretan di sekitaran Tugu Juang, berawal Saat korban bernama  Sri Sulastri ( 21) berstatus sebagai Mahasiswa Warga, Kelurahan SUka Karya Kecamatan Kotabaru mengendarai Motor dari Arah Kotabaru. Saat korban berada di sekitar tugu juang motornya langsung dipepet dua orang pelaku jamret tersebut.

Korban berusaha menghindar, sesaat kemudian pelaku lansung menarik gelang emas ditangan korban. Sontak korban lansung berteriak Jambret, pelaku lansung melarikan diri. Namun aksi kedua pelaku tersebut diketahui warga yang melintas, wargapun mengejar pelaku.

Al hasil tak jauh dari TKP motor yang dikendarai pelaku terjatuh, warga yang sudah ramai di TKP lansung menghakimi pelaku.

Tak lama berselang anggota yang mendapat informasi tersebut lansung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku. Penangkapan Pelaku Jambret ini juga dibenarkan oleh kapolsek telanaipura Kompol Ahmad Bastari Yusuf, kamis (23/2) di polsek telanaipura

“Saat itu Tim kita mendapat informasi ada warga Mengamankan jamret diwilayah Tugu Juang . Kita cepat kelokasi menghindari hal-hal tak diinginkan,”kata Kompol Bastari.

Dikatakannya, setelah ditahan kedua pelaku tersebut lansung di introgasi dan mengakui jika perbuatan tersebut sudah dilakukannya di 20 TKP di Kota Jambi

“Introgasi kita keduanya ini sudah melakukan aksinya sebanyak 20 TKP di yang Berbeda di Kota Jambi. Ada dikota Baru, Danau Teluk, Taman Rimba, Pasar Talang Banjar dan Kota Baru,”jelas Kompol Ahmad Bastari Yusuf.

“Sasarannya kalung dan gelang emas, 2x jambret hp. Modusnya mengiringi korban, ketika lengah ditarik,”tandas Kompol Ahmad Bastari Yusuf.

Sementara itu pelaku bernama iwan mengaku hasil kejahatannya digunakan untuk keburuhan sehari-hari “untuk dagang gorengan pak,”terang Kompol Ahmad Bastari Yusuf.

Untuk saat ini kedua pelaku masih diamankan di Polsek Telanaipura untuk dilakukan Proses lebih lanjut dan dikenakan pasal 363 kuhp ancaman 7 tahun penjara.(*)

Penulis: Alam

Editor : Kang Iqbal

Publish: Veri / Della

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password