Pengamanan aksi damai aliansi AMP-SB Sulawesi Barat terkait kasus korupsi.

tribratanews.polri.go.id, Polda Sulbar –  Aliansi Masyarakat Peduli Sulawesi barat (AMP-SB) yang tergabung dalam puluhan mahasiswa dan masyarakat melakukan unjuk rasa terkait Kasus dugaan korupsi yang melibatkan para mantan pemangku jabatan di Sulawesi Barat. Rabu (22/7/17) sekitar pukul 12.20 Wita di Jl. Ahmad Kirang mamuju depan kantor Polda Sulbar.

Aksi damai tersebut dipimpin oleh Jufri selaku Koordinator lapangan dengan membawa massa kurang lebih 50 orang, Secara bergatian para pengunjuk rasa berorasi, termasuk saat itu mereka meminta Polda Sulbar untuk turun mendalami sejumlah kasus korupsi baik yang kasusnya sudah ada yang tersangka maupun yang masih lidik dari pihak kepolisian dan kejaksaan.

Tidak itu saja para pendemo juga bersorak , “Wahai para penegak hukum buktikanlah satunya janji dengan perbuatan, buatlah tim hukum yang kuat dan solid, serta perlihatkanlah adanya upaya penindakan tegas bagi para koruptor. Dengan begitu, terapi kejut haruslah diletakkan dalam perspektif, bukti penindakan tegas atas para pelaku tindak pidana korupsi dan segera membawa kasus mereka kepengadilan”.

Lanjut, koordinator aksi akibat maraknya kejahatan berupa korupsi pembangunan di Sulawesi barat menjadi terhambat olehnya itu Polri dalam hal ini Polda Sulawesi barat harus bekerja lebih keras guna menetapkan prioritas percepatan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Selain itu dalam aksi Aliansi Masyarakat Peduli Sulawesi barat (AMP-SB) juga membagikan selembaran dengan mendesak Kepolisian daerah Sulawesi barat beserta seluruh jajarannya untuk segera menuntaskan kasus korupsi.

Adapun Isi tuntutan aksi yaitu kasus korupsi APK pemilikada KPU Sulbar (Kerugian negara sekitar 9 milyar rupiah), korupsi pengadaan mobilier rumah jabatan gubernur sulbar tahun anggaran 2011, dugaan korupsi penggunaan dana program pengentasan kemiskinan berbasis ekonomi rumah tangga (P2KBRT) tahun anggaran 2009 sebesar 5 milyar di kab. Polman dan korupsi alun-alun kota polman dengan kerugian 10 milyar rupiah (ali baal masdar telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan tinggi Sulawesi selatan sejak tahun 2011).

Sementara itu Personil Polda Sulbar beserta jajarannya polres Mamuju melaksanakan pengamanan dan pengaturan yang dipimpin langsung oleh karoops Polda Sulbar bersama para pejabat utama Polda Sulbar serta Kapolres mamuju dan seluruh personil yang dilibatkan.

Setelah di berikan penjelasan terkait penanganan kasus korupsi oleh Kasubdit Tipikor Polda Sulbar massa akhirnya menerima dan membubarkan diri dan selanjutnya massa menuju Kejaksaan untuk melakukan aksi serupa dengan pengawalan Polres Mamuju.

Admin Polri56647 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password