Mak…Nyuss! Nikmatnya Sate Kambing Cempe DPR di Kediri

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri Kota, Siapa yang tidak kenal menu makanan sate kambing. Sebagian besar masyarakat Indonesia tentu sudah mengetahuinya. Tetapi, menu makanan sate yang satu ini bisa dibilang luar biasa.

Ya, sate cempe atau kambing muda DPR. DPR yang dimaksud bukan dewan perwakilan rakyat, melainkan Disamping Pohon Rindang. Warung sate ini berlokasi di Dusun Gebangkerep, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Bagi pecinta kuliner daging bakar, anda perlu mencobanya.

Warung ini milik pasangan suami-istri Rakidi dan Suyati. Posisi warung berada di gang kecil, namun mudah diketahui. Sebab, jalannya tepat di sebelah Markas Polsek Tarokan. Mengikuti jalur tersebut sampai di pertigaan punden pohon beringin. Nah, disitulah warung Rukini berdiri.

Tidak hanya sate yang dijual. Melainkan ada banyak sekali menu yang tersedia. Antara lain gule, empal, krengseng kepala, kikil dan soto kambing. Di warung ini juga melayani pesanan aqiqah.

Suyati, pemilik warung mengatakan, bahan makanan yang dijualnya khusus mengolah cempe. Dia melihat, sudah banyak pedagang sate yang memakai bahan utamanya dari kambing yang sudah dewasa.  Selain tekstur daging cempe lebih empuk, komposisi lemaknya pun sedikit, sehingga aman dikonsumsi bagi segala usia, terlebih bagi yang memiliki riwayat kolesterol atau darah tinggi.

“Kambing cempe ini dagingnya lebih empuk. Berbeda dengan kambing yang sudah dewasa. Bagi seseorang yang memiliki kolesterol tinggi, aman untuk mengkonsumsinya,” kata Suyati, Minggu (19/2/2017).

Warung sate cempe DPR ini mulai buka, pukul 09.00 WIB hingga menjelang adzan magrib. Hampir setiap hari, seluruh menu makanan habis terjual. “Pada hari-hari biasa sehari bisa menghabiskan satu ekor cempe. Namun pas akhir pekan sampai tiga ekor,” ucapnya.

Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1982 silam. Sehingga tidak heran apabila namanya cukup terkenal. Pelangganya berasal dari berbagai daerah seperti, Kabupaten Nganjuk, Madiun hingga ke Kabupaten Ponorogo Bahkan, Kapolres Kediri Kota dan juga Kapolres Nganjuk diklaim ketagihan dengan menu makanan yang satu ini.

Suyati bercerita, sebelum berdiri dibawah pohon beringin, dia berjualan secara keliling. Suaminya lah yang berkeliling ke desa-desa dengan menggunakan sepeda. Akhirnya, pada tahun 1986, dia menetap berjualan di warung, sampai sekarang ini.

Untuk mendapatkan menu sate cempe DPR, pelanggan cukup merogok uang Rp 17 ribu untuk satu porsi dengan sate sejumlah 10 tusuk. Sedangkan soto cempenya satu mangkok dihargai Rp 10 ribu. Dijamin pelanggan bakal ketagihan. Selain itu, tentunya pulang dengan perut kenyang.

Seperti Rohmad, ini misalnya, salah satu pengunjung asal Berbek, Nganjuk. Dia mengaku, sudah 5 tahun berlangganan sate cempe DPR. Setiap pergi bersama keluarganya ke Kediri, dia selalu menyempatkan mampir di warung ini.

“Sate cempe disini memang mantab. Berbeda dengan sate yang lainnya. Lemaknya sedikit dan dagingnya pun lembut. Setelah makan tidak bikin pusing di kepanya,” tuturnya sambil tersenyum

Penulis : DIDIK

Editor : Iqbal96

Publish : DIDIK (Res Kdr Kota)

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password