Polres Inhil Riau Gagas Pembacaan Ikrar Anti “Ngelem”

02tribratanews.polri.go.id – POLRESINHIL.COM – Kepolisian Resor Indragiri hilir menggelar pembacaan ikrar anti ngelem sekaligus pemusnahan barang bukti hasil kegiatan penanganan anak ngelem di lapangan apel Mapolres Inhil, Senin (06/02/2017).

www. Polresinhil.com mengabarkan kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Tokoh adat dan Tokoh pemuda serta Ketua Paguyuban Kesukuan di Kab. Inhil, personel Polres Inhil, Kodim 0314/Inhil, Dinas Kesehatan, Bea dan cukai Tembilahan, Dishub, Sat Pol PP, dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintahan Kabupaten Indragiri hilir dan para pelajar SD, SMP, dan SMA, serta Badan Eksekutif Mahasiwa di Tembilahan.

Ikrar bersama yang di gagas oleh Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, SIK tersebut merupakan tekad masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir secara bersama-sama memerangi penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya termasuk narkoba.

Dalam orasi nya, Wakapolres Inhil Kompol Dr. Azwar, S.sos, M.Si, M.H mengajak semua stake holder terkait, untuk membulatkan tekad menuntaskan masalah penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya, dan berharap ada landasan hukum yang lebih kuat untuk mengatasi masalah ini.

Setelah Wakapolres Inhil menyampaikan orasinya, dilanjutkan orasi oleh Ustadz Rukhiyat yang merupakan perwakilan ulama.

Ustadz Rukhiyat menilai bahwa fenomena lem sudah mewabah dan sudah jadi fenomena. Dia juga mengingatkan para pedagang jangan hanya mencari keuntungan. Mari kita dukung Polres Inhil dan instansi terkait memerangi penyalahgunaan lem dan narkoba.

Rukhiyat berharap agar Posko Anti Ngelem segera dibentuk sehingga ada tempat masyarakat untuk melakukan pengaduan jika menemukan penyalahgunaan lem.

Ketua Laskar Merah Putih M Soleh juga turut menyampaikan orasinya. Dia mengatakan, bahwa Laskar Merah Putih siap mendukung program anti ngelem dan anti narkoba. Ketua DPC Granat Zakaria juga menyampaikan hal senada bahwa dia dan pihaknya siap mendukung Polres Inhil dalam program anti ngelem tersebut.

Partisipasi pelajar juga terlihat dalam kegiatan ini, seorang pelajar siswi SMAN 1 Tembilahan Kota yang bernama Ari Rahayu Astuti, memberikan orasi mengajak generasi muda agar menghindari ngelem dan narkoba, karena generasi muda adalah calon penerus bangsa.

Setelah beberapa perwakilan selesai menyampaikan orasinya. Kemudian dilanjutkan orasi oleh Bupati Indragiri hilir Drs. H.M. Wardan, M.P yang mengatakan bahwa ada modus-modus baru yang merusak generasi muda, dengan cara menggelar pesta ngelem dan adanya geng – geng motor yang mulai bermunculan. Prilaku tersebut disinyalir dilakukan oleh Bandar Bandar Narkoba yang ingin generasi muda jadi generasi yang loyo dan tidak berguna bagi Bangsa Indonesia. Untuk mengatasinya, Bupati berharap Generasi Muda harus memiliki keimanan yang kuat dan tidak menjadikan ngelem dan narkoba sebagai pelampiasan dan kesenangan sesaat.
Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Polres Inhil dan Polsek jajaran bahkan sampai tingkat Bhabinkamtibmas, yang telah berkerja keras mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya. Bupati juga mengajak seluruh instansi terkait dan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, untuk bergandengan tangan dan mengikrarkan tekad katakan tidak pada ngelem dan narkoba.
Usai penyampaian orasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pada barang bukti hasil cipta kondisi yang dilakukan Polres Inhil dan jajaran serta pemusnahan barang bukti tersebut dengan cara dibakar. (RFS)03
04
05

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password