Kapolda Tekankan 3 Sasaran Utama Dari 12 Target Selama Operasi Zebra 2019

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2019, Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari dimulai sejak hari ini hingga 5 November mendatang.

Usai apel gelar pasukan Operasi Zebra 2019, Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., menjelaskan bahwa, operasi dillakukan dengan 3 langkah pendekatan yakni preemtif, preventif, dan refresif.

Menurut Jenderal bintang dua tersebut ada 3 sasaran utama operasi, dari 12 target operasi penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara.

“Yang pertama pengendara yang melawan arus. Kedua yang tidak mempunyai SIM dan ketiga, yang tidak memiliki surat kelengkapan kendaraan atau STNK,” jelas Kapolda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/10/19).

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan penegakan hukum atau penindakan terhadap pelanggar lalin adalah hal utama yang dilakukan petugas dalam operasi kali ini.

“Ini untuk pembelajaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara,” tegas Kapolda Metro Jaya.

Menurut Kapolda, ada sekitar 2.500 personel polantas dalam operasi ini dengan melibatkan petugas dari TNI dan unsur aparat pemerintah daerah.

Selain 3 sasaran utama target operasi, kata Gatot ada 9 sasaran lainnya. Sehingga kata dia ada 12 target operasi dalam Operasi Zebra 2019 ini, yakni:

1. Pengendara yang melawan arus.
2. Pengendara bermotor yang tidak memiliki SIM.
3. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan STNK.
4. Tidak menggunakan helm SNI.
5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan.
6. Menggunakan handphone saat mengemudi.
7. Berkendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM.
8. Berkendara sepeda motor berbonceng 3 orang.
9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan.
10. Kendaraan roda dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar.
11. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.
12. Kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirine yang bukan untuk peruntukannya.

Kapolda Metro Jaya menekankan untuk pengendara yang tidak membawa SIM atau SIM nya ketinggalan di rumah dan terkena razia, petugas diminta melakukan langkah persuasif dengan meminta pengendara untuk mengambil SIM nya.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password