Polda Jatim Segera Terbitkan Red Notice Untuk Veronica Koman 

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Polda Jawa Timur mengancam akan mengeluarkan Red Notice Interpol untuk menangkap Veronica Koman, pengacara dan aktivis hak asasi manusia (HAM) yang saat ini sedang berada di Australia.

Pihak Australia telah merespons langkah Polda Jawa Timur. Pemerintah Australia menolak untuk mengesampingkan opsi menyerahkan Veronica Koman kepada pihak berwenang Indonesia. Aktivis yang selama ini mengadvokasi para mahasiswa Papua tersebut berada Sydney.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Kombes. Pol. Frans Barung Mangera, S.I.K., menegaskan bahwa jika Veronica Koman tidak melapor ke pihak berwenang Indonesia pada tanggal 18 September, red notice akan dikeluarkan melalui Interpol untuk penangkapannya.

“Setelah itu kami akan bekerja dengan polisi internasional,” tegas Kabid Humas Polda Jatim itu.

Ketika ditanya apakah Polisi Federal Australia (AFP) akan bertindak atas Red Notice Interpol untuk penangkapan pengacara HAM tersebut, juru bicara Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia mengatakan itu adalah ranah AFP.

“Setiap pertanyaan tentang masalah ini harus diarahkan ke pihak berwenang Indonesia,” jelas juru bicara DFAT Australia itu.

Kepolisian Indonesia selama ini menegaskan bahwa Veronica Koman diproses hukum bukan karena statusnya sebagai aktivis atau pun pengacara HAM, namun karena tindakannya yang dianggap telah menyebarkan berita bohong atau hoaks tentang Papua Barat.

Veronica Koman dijerat pasal berlapis, di antaranya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), KUHP 160, serta UU Nomor 1 tahun 1946 dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password