Polda Jatim Ultimatum Tersangka Kerusuhan Papua Veronica Koman Agar Kooperatif

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan mengultimatum tersangka dugaan provokator rusuh Papua, Veronica Koman, agar kooperatif untuk diperiksa dalam kasus kerusuhan yang terjadi di Papua. Apabila tidak, penyidik sudah menyiapkan langkah hukum lainnya untuk pegiat Hak Asasi Manusia tersebut.

Jenderal bintang dua tersebut mengatakan pihaknya sudah menemukan keberadaan tersangka melalui komunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di mana Veronica berada. Surat pemanggilan pertama pun sudah disampaikan kepada Veronika. Di dalam surat itu, aparat Kepolisian memberikan batas waktu agar hadir diperiksa hingga tanggal 13 September 2019.  Namun, karena jarak kediaman Veronica cukup jauh dari KBRI, maka penyidik memberikan tolerasi hingga pekan depan.

“Yang bersangkutan sarjana hukum dan warga negara Indonesia yang baik dan paham bagaimana hukum di Indonesia, kami berharap yang bersangkutan hadir sebelum tanggal yang ditetapkan tadi,” jelas Irjen Pol. Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Selasa (10/09/19).

Kapolda Jatim menuturkan apabila mengabaikan panggilan pertama dan kedua, maka pihaknya terpaksa memasukan ke daftar pencarian orang atau DPO.

“DPO sudah, ada tahapan berikutnya yaitu red notice,” terang mantan Wakabaintelkam Polri.

Indonesia sendiri adalah satu diantara 190 negara yang termasuk dalam kerjasama Interpol.

“Kami berharap jangan sampai keluar Red Notice,” tutup Irjen Pol. Luki Hermawan.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password