Polri Pastikan Masjid di Papua yang Dibakar Hoax

Tribratanews.polri.go.id- Makasaar. Dalam tersebarnya isu di media sosial ada mesjid di papua yang dibakar, Polri menjelaskan kejadian tersebut, bahwa sebuah video yang dikirim ke grup WhatsApp. Video itu memperlihatkan masjid terbakar dengan asap hitam membubung tinggi.

Ada pengguna WhatsApp yang memberi keterangan ‘Masjid di Papua dibakar’. Divisi Humas Polri pun membubuhkan stempel ‘HOAX’ di tangkapan layar percakapan WhatsApp itu.

“Telah beredar informasi bohong/HOAX di WhatsApp yang berisi tentang terbakarnya masjid di Papua,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani , Minggu (01/09/2019).

Foto hoaks itu hasil patroli tim cyber crime direktorat kriminal khusus Polda Sulsel. Mendapati temuan itu, polisi langsung melakukan penelusuran. Dia mengakui konten-konten hoaks mulai bertebaran di media sosial sejak kerusuhan pecah di Papua.

“Sejak dua pekan terakhir pasca kejadian di Papua, kian marak konten-konten hoaks. Tim cyber kemudian berselancar dan menemukan soal masjid itu siang tadi di medsos. Sepertinya ada pihak-pihak yang memang sengaja melakukan provokasi, sebar gambar seperti itu supaya orang emosi,” tegas Kabid Humas Sulsel

“Penyebar berita hoax dapat dipidana sesuai dengan UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan UU Nomor 1 Tahun 1946 dengan ancaman hukuman sampai dengan 10 tahun penjara,” sambung Kombes Polisi Dicky Sondani

Sebelum kejadian tersebut, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan kondisi di Papua dan Papua Barat sudah kondusif. Kehidupan masyarakat di Papua kembali normal.

“Nah, hari ini kita sangat bersyukur bahwa kita mendengar saudara kita di Papua Barat sana sudah damai, sudah tenang. Kehidupan sudah berjalan lagi, toko-toko sudah buka,” kata Wiranto di kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/9).

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password