Polda Jatim Selidiki Broker Ayam yang Rugikan Peternak

Tribratanews.polri.go.idSurabaya. Peternak ayam di sejumlah daerah di wilayah Jatim, khususnya di kota Blitar yang merupakan sentra ternak ayam yang mengeluhkan soal harga yang jatuh. Di tingkat petani harga ayam potong hanya berkisar Rp 8-10 ribu per kilogram. Namun di pasar atau saat dijual ke konsumen, harga masih tetap normal di kisaran Rp 35-36 ribu per kilogram.

Atas kondisi tersebut, Polda Jatim kini tengah mempersiapkan tim khusus yang akan menyelidiki disparitas harga ayam potong dari tingkat produsen atau peternak hingga ke pasar tersebut.

“Kami sudah koordinasikan dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus untuk dibuatkan tim khusus menyelidiki kasus harga ayam ini,” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Sabtu (29/06/19) kemarin.

Perwira menengah Polda Jatimmenegaskan broker nakal yang merugikan peternak pasti akan ditangkap oleh Aparat Kepolisian.

“Kasus ini sudah ada atensi dari Menteri Pertanian. Jadi kami dari kepolisian dalam hal ini Polda Jatim akan menindaklanjuti dengan menyelidiki persoalan disparitas harga ayam potong ini. Broker nakal pasti akan diburu,” tegas Kombes Pol. Frans Barung Mangera.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan disparitas atau kesenjangan harga ayam potong dari peternak hingga konsumen saat ini di wilayah Jatim mencapai Rp 20-25 ribu.

Mantan Kasubag Fuullahinfodok Bag Yaninfodok Ro PID Divhumas Polri berjanji segera menyampaikan perkembangan terkait penyelidikan kasus tersebut. “Segera dalam waktu dekat akan kami sampaikan perkembangannya,” tutup Kombes Pol. Frans Barung Mangera.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password