Antisipasi Adanya Ancaman dan Gangguan Pemilu 2019 di Papua, Polri Siapkan Satgas

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa Polri sudah menyiapkan satuan tugas (Satgas) mengantisipasi setiap ancaman dan gangguan yang mungkin terjadi pada pemilu 2019, termasuk kemungkinan adanya gangguan dari kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Nduga, Papua, Rabu (10/04/19).

Brigjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan pihaknya telah mengantisipasi setiap ancaman keamanan termasuk dari KKSB . Polda Papua sudah disiagakan agar pemilu 2019 tetap berjalan lancar dan damai.

“Ancaman itu sudah ditangani satuan tugas (satgas). Polda Papua juga sudah mempersiapkan rencana pengamanan,” tegas Karopenmas Divhumas Polri.

Kemudian, Brigjen Dedi Prasetyo menambahkan, Polda Papua juga telah menyiapkan rencana mitigasi serta kontingensi untuk menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi di sana.

“Tentu semuanya itu dipersiapkan untuk menghadapi setiap potensi kerawanan yang mungkin terjadi di sana,” tambah mantan Wakapolda Kalteng tersebut.

Diketahui bahwa, setiap orang yang sengaja menggagalkan pemungutan suara bisa dipidana, hal tersebut sesuai dengan pasal 517 UU No. 07 Tahun 2017 tentang Pemilu yang berbunyi;

” Setiap orang yang dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara, dipidana penjara paling lama 5 Tahun dan denda paling banyak Rp. 60.000.000,00

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password