Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Semuaong Ditangkap

Tribratanews.polri.go.id – Tanggamus (SL)-Pencuri kambuhan, Alfiansyah (32), warga Pekon Bandar Sukabumi Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) kembali menjadi bulan bulan massa. Residivis yang sempat dua kali masuk penjara itu kembali tertangkap warga karena melakukan aksi pendurian, di kediaman Muhammad Shodikin (40) warga Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting Tanggamus, Kamis (28/3/19).

Modus pelaku pura pura bertamu, dan mengucapkan salam. Jiwa ada jawaban pemilik rumah pelaku pura pura bertanya sesuatu. Tapi jika dari rumah yang di sambangi tak ada jawaban, maka pelaku melakukan aksinya, menggasak isi rumah korban. Kali ini pelaku ditangkap di Jalan Raya Gisting, satu jam setelah membawa hasil curiannya.

Alfiansyah dikepung warga, dan menjadi bulan bulanan warga. Bahkan dua kali kasus yang sama pelaku juga di tangkap massa. Dan lalu diserahkan ke Polisi.

Kanit Reserse Umum (Resum) Ipda Iman Sobri, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tersangka merupakan resedivis tahun 2006 dan tahun 2013 itu berdasarkan laporan korbannya. “Pelaku ditangkap warga, dan korabn melaporan ke Polres. Tim Tekab 308 Polres Tanggamus melakukan pengamanan pelaku, dan dibawa ke Polres,” ungkapnya, Kamis (28/3/19) siang.

Menurutnya, tersangka merupakan spesialis pencuri bermoduskan salam ketika hendak mencuri barang berharga di rumah korbannya. “Sebelum masuk rumah ke korbannya, tersangka mengucapkan salam terlebih dahulu. Setelah dirasa tidak ada orang kemudian masuk melalui pintu L dan mengambil 2 handphone serta uang tunai yang berada di kamar korban,” kata Ipda Iman.

Ipda Iman menjelaskan, kronologis kejadian pencurian pada hari Jumat (22/3/19) pukul 12.00 Wib di rumah korban di Jalan Kampus Dusun 2B RT/RW. 002/002 Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Dimana, saat itu korban sedang melaksanakan sholat Jumat, tersangka berpura-pura bertamu dan mengucapkan salam dari pintu depan hingga ke pintu L rumah korban.

“Mengetahui pemilik rumah tidak ada dan pintu L dapat terbuka, tersangka masuk ke kamar korban dan mengambil dua unit Handphone Vivo 1724 dan Xiomi Redmi, buku tabungan koperasi dan uang tunai sebesar Rp 250 ribu,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dan barang bukti berupa 2 handphone, uang serta sepeda motor yang digunakannya diamankan di Polres Tanggamus. “Atas kejahatannya tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,” tegasnya.

Guna mengantisipasi kejadian tersebut terulang, kesempatan itu Ipda Iman Sobri menghimbau masyarakat untuk mewaspadai modus pencurian barang dari dalam rumah dengan cara menyamar sebagai tamu dimana biasanya maling yang ‘menyamar’ ini akan menyambangi rumah warga satu per satu seraya mengucapkan salam.

(sa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password