Antisipasi Peretas Data Jelang Pemilu 2019, Polri Bekerjasama Dengan KPU

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Menjelang Pemilihan Umum 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mencari keberadaan peretas yang menyerang pusat data KPU menjelang pemungutan suara 17 April mendatang.

“Itu jalan terus (koordinasi dengan Polri) dan setiap ada serangan siber kita selalu koordinasi dengan Mabes Polri dalam hal ini Cyber Crime. Kita harapkan mereka bisa ungkap dan itu terbukti bisa ditangkap,” kata Komisioner KPU Viryan Azis di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan para peretas situs KPU juga pernah terjadi pada Pilkada Serentak 2018. Menurutnya, peretas situs penyelenggara pemilu juga terjadi di beberapa negara.
“Karena hajatan pemilu berdasarkan pengalaman 4 tahun terakhir di beberapa negara ini bukan hanya bicara konteks dinamika nasional tapi hubungan antarnegara. Contoh dalam 4 tahun terakhir baik Amerika, Eropa, Belanda, Prancis hal itu terjadi dan ini konsekuensi dari globalisasi artinya gimana kami berupaya meminimalisir potensi tersebut. Yang kami lakukan adalah bekerja sebaik mungkin,” tutur Komisioner KPU.

Selain itu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan situs KPU kerap diserang oleh peretas atau hacker. Ketua KPU menyebut, berdasarkan IP address-nya, peretas itu datang dari dalam dan luar negeri.

“Kalau nyerang ke web kita, itu memang ada terus dan itu bisa datang dari mana-mana. Kalau dilihat dari IP address-nya, itu datang dari dalam negeri dan luar negeri,” kata Ketua KPU Arief di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (13/3).

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password