TNI-Polri dan BNPB Bersama Pemda Sulsel Tangani Tanggap Darurat Banjir Sulsel

Tribratanews.polri.go.id. Makassar. Penanganan tanggap darurat terus dilakukan POLRI, TNI, BNPB bersama Basarnas dan Pemda, sementara data korban dan dampak banjir langsung dirilis oleh BNPB. Rabu (23/1/19).

Untuk mendukung penyelamatan korban banjir, Polda Sulawesi Selatan menurunkan personil Unit SAR (Search Anda Rescue) Satuan Brimob, Personil Direktorat Sabhara dan Bidokkes.

Perahu karet dan peralatan penyelamatan langsung dibawa ke lokasi banjir untuk melakukan pencarian dan penyelamatan di wilayah Kabupaten Gowa.

Biddokkes Polda Sulsel telah membuka posko di Antang dan Pasar Minasa Maupa, Gowa. Biddokkes membantu penanganan korban bencana banjir dan bekerjasama dengan Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polrestabes Makassar dan Urkes Polres Gowa.

TNI dan Polri Bersama Tim Gabungan Basarnas bahu-membahu dalam memberikan pertolongan terhadap warga korban banjir, ada warga ditolong dengan menaikkan diatas perahu karet dan ada yang dilakukan penyelamatan dengan menggendong.

Hasil sementara Penanganan tanggap darurat yang dilakukan Tim Gabungan, dirilis oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, bahwa dampak dan data sementara tercatat 53 kecamatan di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir yaitu di Kabupaten Jeneponto, Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Wajo, Bantaeng, Pangkep dan Kota Makassar.

BNPB mencatat hingga pukul 14.00 WIB Korban meninggal dunia ditemukan di Jeneponto 5 orang dan Gowa 3 orang, sedangkan korban hilang terdapat di Jeneponto 3 orang dan Pangkep 1 orang,” jelas Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya.

“Meskipun masih dalam batas siaga namun kondisinya terus mengalami penurunan,” jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password