Selama 67 Hari, Dirlantas Polda Metro: Jumlah Pelanggar E-TLE Capai 1202 Pengendara

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Polda Metro Jaya melalui Dirlantas bekerjasama dengan Pemprov DKI telah melakukan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) sejak awal November lalu. Penerapan sistem tilang elektronik di wilayah Polda Metro Jaya memang akan terus disempurnakan.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes M Yusuf, SIK, MHum, menerangkan jumlah pelanggar E-TLE yang telah mengkonfirmasi dari tanggal 1 November 2018 sampai dengan 06 Januari 2019 mencapai 1202. “Sementara jumlah pelanggar E-TLE yang telah terbayarkan dari tanggal 1 November 2018 sampai dengan 06 Januari 2019 mencapai 656 selama diberlakukan E-TLE,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya, di Jakarta, Senin (7/1/19).

Dirlantas juga mengatakan, dalam periode yang sama, pelanggar yang telah terkirim ke pengadilan berjumlah 1043. Sedangkan, pelanggar yang telah menerima amar putusan pengadilan berjumlah 1043. Dan, nomer polisi yang terblokir sebanyak 654. Rincian penindakan E-LTE yang terkonfirmasi selama 67 hari dari tanggal 01 November 2018 sampai dengan 6 Januari 2019, sebagai berikut: “Plat hitam di Jalan Merdeka 945, jalan Thamrin 2678 jumlah 3623. Plat kuning Jalan Merdeka 82 dan Jalan Thamrin 462 dengan jumlah 544. Plat Merah di Jalan Merdeka 16 serta Jalan Thamrin 15 dengan jumlah 31. Plat luar DKI di Jalan Merdeka 0 serta Jalan Thamrin 0. TNI/ Polri di Jalan Merdeka 2 dan Jalan Thamrin 0 dengan jumlah 2. Kedutaan di jalan Medan Merdeka 0 serta Jalan Thamrin 0,” jelas Dirlantas.

Sekedar informasi, ribuan kendaraan yang melanggar tersebut langsung diverifikasi petugas Polda Metro Jaya, untuk memastikan validitas pelanggaran yang mereka lakukan. Kepolisian akan mengirimkan surat konfirmasi yang disertai foto pelanggaran ke alamat pemilik kendaraan melalui PT Pos Indonesia atau email dan nomor handphone pelanggar, maksimal tiga hari setelah peristiwa pelanggaran. Setelah mendapat surat konfirmasi, pemilik kendaraan memiliki waktu selama lima hari untuk mengonfirmasi penerimaan ke website www.etle-pmj.info atau aplikasi ETLE-PMJ yang dapat diunduh melalui android, atau melalui PT Pos Indonesia.

Setelah mengonfirmasi, pemilik kendaraan akan mendapat surat tilang berwarna biru sebagai bukti pelanggaran, berikut kode BRI virtual untuk menyelesaikan pembayaran denda paling lama satu pekan melalui BRI. Polda Metro Jaya menyatakan bila pemilik kendaraan yang tidak menyelesaikan denda hingga batas waktu yang ditentukan, secara otomatis STNK diblokir sementara dan akan diaktifkan kembali setelah denda dibayar.

(bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password