Berhasil Ungkap Sindikat Prostitusi Anak, KPAI Apreasi Polda Bali

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Berhasil membongkar sindikat perdagangan orang (anak) korban prostitusi, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mendapat apresiasi dari KPAI  (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).

 

Polda Bali berhasil mengamankan 5 anak di bawah umur dengan usia 14 sampai dengan 17 tahun yang diduga akan diperjualbelikan secara seksual di Sanur Bali.

 

KPAI akan terus bekerja sama dengan Kepolisian RI dalam menangani laporan dugaan prostitusi khususnya perdagangan terhadap anak di bawah umur.

 

Ketua KPAI, Susanto menjelaskan sindikat prostitusi tersebut melakukan hal yang sangat tidak manusiawi. Para korban tersebut, dipajang bak etalase dan diberikan harga yang variatif serta diharuskan melayani 1-8 tamu per hari.

 

“Perlu perhatian yang serius, sebab di akhir tahun 2018 saja, Bali menjadi tempat tujuan perdagangan orang. Saat KPAI menindaklanjuti laporan warga dengan Polres Bandara, berhasil menggagalkan 3 remaja putri yang diduga akan dijual ke Bali untuk terapis pijat plus,” jelas Ketua KPAI, Jakarta, Minggu (06/01/19).

 

Selain itu Ketua KPAI juga menambahkan, para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang (UU) No. 21 Tahun 2007 tentang PTPPO dan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak  dengan hukuman 15 tahun maksimum.

 

KPAI akan terus mendorong upaya penegakkan hukum dengan meminta Kepolisian menangkap para germo mucikari, agen perekrut dari Kota Bekasi, Batam dan Banten, agar dapat diungkap sampai akarnya, sekaligus menutup tempat prostitusi di Bali tersebut.

 

(wm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password