Tingkatkan Kemampuan Penyidik Laka Lantas, Polda Maluku Gelar Kegiatan Binteknis Bidang Gakum Lantas

Tribratanews.polri.go.id- Ternate.Untuk meningkatkan kemampuan Penyidik Laka Lantas imput laporan Turjawali secara online, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc., Eng., yang didampingi Karo SDM Polda Maluku Utara Kombes Pol. Drs. Fajar Budiyanto, S.I.K., dan Dir Lantas Polda Maluku Utara AKBP Abrianto Pardede S.H S.I.K., MH.Menghadiri serta membuka kegiatan Binteknis Bidang Gakkum Lantas. Selasa (04/12/18).
Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Kemampuan Penyidik Laka Lantas dan Input Laporan Turjawali Secara Online” dihadiri oleh Karo SDM Polda Maluku Utara Kombes Pol. Drs. Fajar Budiyanto, S.I.K., Dir Lantas Polda Maluku Utara AKBP Abrianto Pardede S.H S.I.K., Para Kabag Dit Lantas Polda Malut, Kanit Laka dan Kanit Patroli Sat Lantas Polres Jajaran, Brigadir Subdit Gakum serta PJR Ditlantas Polda Malut.

Tujuan dilaksanakan kegiatan Binteknis untuk meningkatkan kemampuan Penyidik dalam penanganan kasus Laka Lantas sesuai SOP Penyidikan yang berimplikasi pada kepuasan masyarakat tentang kepastian hukum yang diperoleh dalam proses penanganan kasus Laka Lantas oleh Kepolisian.

Dalam sambutnya Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. M. Naufal Yahya, M.Sc., Eng., mengatakan bahwa Lalu Lintas dan angkutan jalan mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional, sebagai upaya memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Seluruh wilayah Indonesia permasalahan kecelakaan dan pelanggaran Lalu Lintas Angkutan Jalan memiliki permasalahan yang hampir sama, di Polda Maluku Utara dapat dilihat selama Januari samapi dengan Oktober 2018 Korban meninggal dunia akibat kecelakaan Lalu Lintas mencapai 100 orang orang meninggal dunia, 71 orang luka berat, 313 orang luka ringan.

“Untuk menekan fatalitas korban kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi, maka upaya kedepan diarahkan pada penanggulangan secara komprehensif yang mencakup pembinaan, pencegahan, pengaturan dan adanya kepastian hukum.” tegas Kapolda.

Dengan begitu upaya pembinaan yang dilakukan melalui peningkatan intensitas pendidikan berlalu lintas dan penyuluhan hukum serta pembinaan sumber daya manusia. Sedangkan upaya pencegahan dilakukan melalui peningkatan kegiatan penjagaan dan pengaturan serta patroli Lalu Lintas dengan sasaran di lokasi rawan kecelakaan dan kemacetan Lalu Lintas dengan memanfaatkan system pelporan berbasis IT.

(bb/sw/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password