Polisi Ungkap Modus Baru Prostitusi Online di Media Sosial

Tribratanews.polri.go.idSurabaya. Nomor telepon seluler (ponsel) wanita penghibur alias PSK banyak dibagikan di media sosial Facebook.

Pemantauan dari tim unit PPA di media sosial bahwa nomor-nomor ponsel PSK itu disebut bisa dihubungi via whatsapp (WA) bagi mereka yang tertarik untuk bertransaksi. Fakta terbaru bertebarannya nomor ponsel PSK inilah yang membuktikan praktik prositusi berbasis media sosial masih marak terjadi di Surabaya dan kota-kota besar lain.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni sebelumnya menyatakan, Sebanyak 90 persen kasus prostitusi di Surabaya sekarang menggunakan modus lewat medsos atau secara online di internet.
“Mulai pakai facebook, twitter, BBM dan medsos lainnya,” sebut Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Sedangkan sisanya 10 persen, kata Ruth memakai modus konvensional seperti yang dilakukan di eks lokalisasi Dolly dan bekas-bekas tempat lokalisasi lainnya.
“Sekarang hampir semuanya tindak pidana trafficking dilakukan secara online. Ini yang kami awasi terus,” terang AKP Ruth Yeni.

Menurut AKP Ruth Yeni, kini unit PPA terus mengawasi tindakan prostitusi yang memakai sarana medsos.
Petugas menelusuri dan mengawasi grup-grup Facebook dan medsos lainnya yang dijadikan ajang penawaran dan sarana prostitusi. “Ada banyak grup-grup facebook yang dipakai sarana prostitusi,” tutur Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Informasi terbaru, 2 wanita Semarang diciduk dari hotel di Surabaya karena berpraktik prostitusi berbasis media sosial.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password