Kepolisian Siap Terjunkan Seribu Personel untuk Cegah Persekusi yang dapat Menimbulkan Gangguan Kamtibmas di Bogor

Tribratanews.polri.go.id. – Bogor. Meski sudah sudah tidak diberi izin oleh aparat, polisi mengimbau agar warga tidak mendatangi lokasi untuk melakukan persekusi yang dirangkai dalam aksi unjuk rasa. Namun dalam hal ini, Polres Bogor, tetap akan menerjunkan seribu personel untuk mengamankan aksi yang akan dilaksanakan Sabtu, 17 November 2018 tersebut.

 

“Salah satu pertimbangan tidak diberikannya izin, acara tersebut mendapat penolakan warga Bogor. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, ormas dan mahasiswa agar senantiasa menahan diri tidak melakukan persekusi,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Andi Moch Dicky.

 

Kepolisian mengimbau agar masyarakat yang menolak bisa menahan diri dan persoalan ini diserahkan kepada aparat Kepolisian. Hal itu untuk menghindari terjadinya konflik yang tidak diinginkan akibat penolakan dari warga, masyarakat dan mahasiswa. Polres Bogor akan melaksanakan pengamanan dan penjagaan di lokasi mulai beberapa hari sebelum aksi tersebut digelar. Polres Bogor akan menerjunkan sekitar seribu personil termasuk BKO 3 SSK Brimob, 2 SSK Sabhara dan 500 Personel gabungan TNI-Polri.

 

Saat mediasi pada Selasa 13 November kemarin, acara tersebut dianggap meresahkan yang dapat mengancam eksistensi dari NKRI. Disampaikan kegiatan syiar kekhalifahan tersebut dinilai dapat merusak 4 pilar kebangsaan Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password