TNI-Polri Perketat Pintu Masuk ke Samarinda, Guna Antisipasi Narapidana yang Kabur dari Sulteng

egeggheh

Tribratanews.polri.go.id. – Samarinda. Guna mengantisipasi masuknya narapidana asal Sulawesi Tengah (Sulteng), yang kabur saat bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulteng pada 28 September silam, TNI dan Polri memperketat pintu masuk ke Samarinda.

Diperketatnya penjagaan di daerah pintu masuk Samarinda dikarenakan wilayah Kaltim, terutama Samarinda menjadi salah satu daerah yang paling dekat dengan wilayah Sulteng. Pada kondisi tengah tanggap darurat seperti ini, dapat dimanfaatkan oleh para narapidana untuk kabur keluar dari Sulteng.

“Kita masih tahap koordinasi dengan Kemenkum HAM, termasuk dengan data kita minta ke mereka,” ujar Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, Sabtu (6/10/2018). Selain berkoordinasi dengan Kemenkum HAM, jajaran Polresta Samarinda juga berkoordinasi dengan Dit Tahti Polda Kaltim. Setelah itu akan ada upaya teknis yang dilakukan oleh kepolisian, guna mencegah, serta membantu penangkapan narapidana jika masuk ke Samarinda.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0901/Samarinda Letkol Inf M Bahrodin memerintahkan kepada Babinsa, bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas, serta petugas kelurahan untuk memeriksa warga baru yang bermukim di wilayah Samarinda, terutama pasca terjadinya gempa dan tsunami.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password