Polri: Bantuan untuk Palu dan Donggala Terkendala BBM Sudah Mulai Teratasi

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Empat hari berlalu sejak bencana gempa 7,4 magnitudo dan tsunami melanda sejumlah daerah di Sulawesi Tengah. Minimnya stok BBM menambah persoalan, khususnya dalam pendistribusian bantuan.

 “Jadi persoalan hari pertama dan ketiga transportasi terputus sehingga bantuan dari luar enggak bisa masuk. Kemudian satuan yang ada di sana Polri dan TNI mencoba alat berat yang ada, tapi terkendala dengan masalah BBM,” kata Wakapolri, Komjen. Pol. Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H., di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/18).

 “BBM enggak ada sehingga kita berusaha memaksimalkan yang ada di sana untuk evakuasi dan mobilitas,” lanjutnya.

 Wakapolri mengatakan, di hari keempat penyaluran bantuan mulai dari logistik hingga BBM akan diusahakan semaksimal mungkin untuk bisa masuk ke Palu, Donggala, dan lokasi lain yang terdampak bencana.

“Tapi sekarang (bantuan) sudah masuk,” lanjutnya.

 Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan, fokus utama Polri saat ini adalah mengevakuasi dan menyelamatkan para korban yang berada di reruntuhan bangunan. Di hari keempat, Polri mendapat laporan, truk pembawa BBM mulai memasuki lokasi bencana.

 “Sekarang adalah bagaimana menyelamatkan hidup atau mati korban yang ada di reruntuhan, tadi Wakapolri sudah sampaikan ada kendala. Tapi tadi pagi saya sudah dapat laporan beberapa truk tangki BBM sudah masuk,” kata Setyo.

 Beliau berharap truk pembawa BBM segera bisa masuk depo penampungan agar pasokan BBM bisa segera disalurkan ke beberapa titik di Donggala dan sekitarnya.

“Ini (truk) dikawal anggota, moga-moga masuk depo nanti bisa didistribuskan ke SPBU nanti SPBU jual ke masyarakat dan bisa aktivitas kembali. Terus terang, terbatasnya BBM menghambat kami melakukan patroli,” tutup Kadiv Humas Polri.

 (my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password