Pengguna dan Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Asrama Airud Cilincing

2018-08-03_09.36.01

Tribratanews.polri.go.id, JAKARTA – Seorang pemakai serta diduga pengedar narkoba jenis sabu Eko Susylohadi alias Eko (30) ditangkap Anggota Polair Baharkam Polri di Asrama Airud Cilincing RT 002/07 Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

“Dari tangan tersangka kami menyita alat bukti hisap sabu/bong, timbangan elektrik, pisau lipat dan sisa bungkus plastik bekas sabu” kata Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum Jum’at (1/8/2018).

Ia mengatakan, ditangkapnya tersangka karena adanya laporan dari warga sekitar yang resah jika Asrama Airud, Cilincing, Jakut, dijadikan tempat transaksi narkotika.

“Ketika ditangkap tersangka berada di rumahnya yang masih dalam pengaruh narkotika sabu lantaran pengakuan tersangka yang baru selesai memakai barang haram itu,” tutur Latif.

Lebih lanjut Latif menjelaskan, hal tersebut sangat disayangkan dan sangat memalukan dimana asrama Polri yang seharusnya menjadi contoh sebagai kawasan Bebas Narkoba dan mendukung kebijakan pimpinan Polri dalam memberantas Narkoba akan tetapi menjadi tempat transaksi Narkoba, padahal didalamnya terdapat anggota Polri aktif dan beberapa Purnawirawan Polri beserta keluarga besar Polri yang seharusnya menjaga ketertiban dan keamanan di dalam asrama Polri.

Untuk langkah selanjutnya dalam memberantas Narkoba di wilayah asrama Airud Cilincing, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum akan mendata ulang dan menertibkan semua warga yang tinggal di dalam asrama karena disinyalir banyak yang sudah tidak berhak lagi tinggal di dalam asrama dan terlalu bebasnya masyarakat umum keluar – masuk Asrama Airud Cilincing tanpa aturan tentang ketentuan tinggal di dalam Asrama Polri.’’ Tutur Latif

Kemudian untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya tersangka diserahkan ke Polsek Cilincing Jakarta Utara dan dapat di jerat Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sumber : PID Korpolairud Baharkam Polri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password