Miras di Kalsel : Pembuat Tuak di Desa Labung Anak Ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polres Hulu Sungai Tengah, Minuman keras (disingkat miras), minuman suling, atau spirit adalah minuman beralkohol yang mengandung ethanol yang dihasilkan dari penyulingan (yaitu, berkonsentrasi lewat distilasi) ethanol diproduksi dengan cara fermentasi biji-bijian, buah, atau sayuran.

Di Indonesia, definisi “minuman keras” dan “minuman beralkohol” tercampur aduk dan cenderung dianggap barang yang sama sehingga juga meliputi minuman fermentasi yang tidak disuling seperti bir, tuak, anggur, dan cider.

Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1439 H, maka Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran Miras, preman dan penyakit masyarakat lainnya. Polres HST melaksanakan giat penggerebekan rumah yang dijadikan tempat memproduksi minuman keras jenis tuak di Desa Labung Anak Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah, Senin (14/5/2018) sekitar jam 15.20 wita.

Dari hasil penyelidikan petugas, rumah tersebut tidak hanya memproduksi tuak namun juga memperjualbelikan minuman keras tersebut. Tim gabungan dari Polres HST tersebut terdiri dari Sat Sabhara, Sat Reskrim dan anggota Polsek Batang Alai Utara berhasil menangkap satu orang pelaku penghuni rumah tersebut yang diduga menjadi pembuat miras.

“Sore kemarin, kami berhasil menggerebek dan menangkap satu orang pelaku yang rumahnya dijadikan sebagai pembuatan miras jenis tuak” kata Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya dari Polres HST dan Polsek Jajaran dalam menciptakan situasi yang kondusif serta meminimalisir penyakit masyarakat di kabupaten HST” ungkap Kapolres Sabana Atmojo.

2042bf80-a312-4203-9014-ecf0521cf55f

Kegiatan penggerebekan ini dipimpin oleh Kasat Sabhara Iptu Anton Silalahi yang didampingi oleh Kapolsek Batang Alai Utara Iptu Antoni Silalahi, S.H, KBO Sat Sabhara Ipda Ajidanor, Kasi Propam Ipda Rahmad Hidayat Noor serta anggota gabungan Piket Fungsi dan Anggota Polsek Batang Alai Utara.

Penggerebekan rumah produksi miras tersebut berawa dari informasi dari masyarakat bahwa di desa Labung Anak ini sering terjadi jual beli minuman keras jenis tuak. Mendapatkan informasi tersebut Kasat Sabhara Iptu Anton Silalahi langsung koordinasi dengan Kapolsek Batara Iptu Antoni Silalahi, S.H untuk melaksanakan giat penggerebekan dan penggeledahan terhadap rumah yang diduga memproduksi, menyimpan dan menjual miras oplosan.

Diketahui pembuat minuman keras tersebut adalah HF (43) warga desa Labung Anak Rt., 03 Rw. 01 Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah.

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menemukan barang bukti miras yang disimpan pelaku didalam rumah pelaku dan di gudang pembibitan yang berlokasi kurang lebih 500 meter dari rumah pelaku. Adapun barang bukti yang disita petugas berupa 1 (satu ) buah tong isi 70 liter, 1 (satu) buah bak segi empat isi 35 liter, 1 (satu) bak isi 10 liter, 1 (satu) bak isi 20 liter dan 4 (empat) buah jerigen.

Menurut keterangan dari masyarakat bahwa mulai pagi sudah ada sekitar 8 jerigen yang sudah beredar dengan cara pembeli datang ke lokasi pembuatan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, maka pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres HST untuk proses lebih lanjut.

“Jumlah minuman miras jenis tuak yang berhasil diamankan oleh petugas dari Polres HST sebanyak 135 liter” ungkap Sabana Atmojo.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K M.H mengucapkan terimakasih banyak atas laporan dari masyarakat sehingga peredaran miras di kabupaten HST dapat diberantas. Selain itu Kapolres HST juga mengajak kepada masyarakat bila mengetahui adanya peredaran miras agar didaerahnya agar segera melaporkan ke Polres HST atau Polsek Jajaran. Miras itu tidak baik bagi kesehatan bahkan dapat menghilangkan nyawa.

Penulis    : Muhammad Husaini
Editor      : Raden Dwi Chandra Narisa
Publish    : Guntur Wahyudi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password