Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Polres Jeneponto Gencar Lakukan Penyuluhan di Sekolah

Artikel, Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Polres Jeneponto Gencar Lakukan Penyuluhan di Sekolah

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kasat narkoba Polres Jeneponto AKP Hambali bersama staf dan Staf Kodim 1425 memberikan penyuluhan pencegahan bahaya Narkoba di SMAN 5 Batang Kec. Batang Kab. Jeneponto, Selasa (17/04/2018).

Dalam rangka TMMD ke-101 tahun 2018 di wilayah Kodim 1425 Jeneponto, Kasat narkoba bersama sataf Kodom 1425 Jeneponto memberikan penyuluhan di SMAN 5 Batang Kec. Batang Kab. Jeneponto Kasat resnarkoba Polres Jeneponto AKP Hambali mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan kepada Siswa/siswi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkanya.

“Kami berupaya mengajak mereka untuk menjauhi narkoba, jangan sampai terjerumus kedalam narkoba” kata Kasat AKP Hambali saat ditemui Dijelaskan Hambali, selain pihaknya mengungkap kasus yang dilakukan selama ini, Satresnarkoba Polres Jeneponto juga mempunyai misi agar para Siswa/siswi jangan coba -coba bermain main dengan Narkoba.

Ia menambahkan, upaya preventif jauh lebih efektif dari pada penindakan, dan diharapkan dengan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkotika akan menjadi benteng terhadap pengaruh yang semakin gencar mengancam untuk seseorang terlibat maupun pengguna narkotika.

“Kita ketahui bahwa pengguna pengguna narkoba ini bukannya semakin menurun tetapi semakin meningkat. Karena di Indonesia merupakan pasar yang bagus untuk peredaran narkoba,” papar kasat narkoba. Maka, Kami mengimbau kepada seluruh siswa/siswi serta guru-guru untuk bersama menangkal, cegah pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan mengawasi putra putri kita dalam pergaulan. Karena mengkonsumsi narkoba akan menghancurkan masa depan, imbuhnya.

Dalam kesepatan ini juga AKP Hambali berpesan kepada seluruh peserta siswa/siswi, para guru dan staf sekolah bahwa : Narkoba adalah musuh kita bersama. Bangsa dan negara tidak boleh kalah dengan narkoba.   Bahaya narkoba serta landasan hukumnya harus dipahami kepada generasi muda sejak dini dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.

Jangan rusak masa depan mu yg cemerlang dengan masuk ke lingkaran narkoba. Jika ada seseorang, entah itu keluarga atau teman dengan niat untuk sadar atau keluar dari ketergantungan bahaya narkoba, diharapkan untuk menghubungi kami Satuan Narkoba atau menghubungi Bhabinkamtibmas yang ada disetiap Desa dan kelurahan untuk membawa yang bersangkutan ke Sat Narkoba Polres Jeneponto guna dilakukan rehabilitasi.  (Humas Polres Jeneponto)

Fenomena penyalahgunaan narkoba saat ini memang sudah sangat meresahkan, menurut data BNN, setiap hari, 40 orang meninggal dunia di negeri ini akibat over dosis narkoba. Angka ini bukanlah jumlah yang sebenarnya dari penyalahguna narkoba. Angka sebenarnya mungkin jauh lebih besar.

Miris memang, setiap tahun jumlah penyalahguna narkoba justru terus bertambah, baik yang digolongkan sebagai pecandu, yakni orang yang menggunakan atau menyalahgunakan narkotika dan dalam keadaan ketergantungan secara fisik dan psikis. Maupun sebagai korban penyalahgunaan narkoba, yakni seseorang yang tidak sengaja menggunakan narkotika karena dibujuk, diperdaya, ditipu, dipaksa atau diancam untuk menggunakan narkotika.

Para ulama sepakat haramnya mengkonsumsi narkoba ketika bukan dalam keadaan darurat. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Narkoba sama halnya dengan zat yang memabukkan diharamkan berdasarkan kesepakatan para ulama. Bahkan setiap zat yang dapat menghilangkan akal, haram untuk dikonsumsi walau tidak memabukkan” (Majmu’ Al Fatawa, 34: 204).

Dalil-dalil yang mendukung haramnya narkoba:

Pertama: Allah Ta’ala berfirman,

“Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS. Al A’rof: 157). Setiap yang khobits terlarang dengan ayat ini. Di antara makna khobits adalah yang memberikan efek negatif.

Kedua: Allah Ta’ala berfirman,

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS. Al Baqarah: 195).

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisa’: 29).

Dua ayat di atas menunjukkan akan haramnya merusak diri sendiri atau membinasakan diri sendiri. Yang namanya narkoba sudah pasti merusak badan dan akal seseorang. Sehingga dari ayat inilah kita dapat menyatakan bahwa narkoba itu haram.

Ketiga: Dari Ummu Salamah, ia berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah)” (HR. Abu Daud no. 3686 dan Ahmad 6: 309. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini dho’if). Jika khomr itu haram, maka demikian pula dengan mufattir atau narkoba.

Penulis : Apri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password