10 Tersangka Perusakan Rumah Ibadah di Ogan Ilir Menyesali Perbuatannya

tribratanews.polri.go.id – SUMSEL. Polisi tetapkan sepuluh orang tersangka terkait kasus perusakan rumah ibadah di Desa Mekarsari, Kecamatan Rantau Alai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Dari sepuluh orang tersangka, empat orang menyerahkan diri dan enam lainnya ditangkap di sejumlah tempat di luar Sumatera. Kesepuluh orang tersangka ditetapkan berdasarkan pemeriksaan para saksi.

“Hingga pukul 19.00 Senin malam kemarin sudah 10 orang yang kami amankan dan menjadi tersangka. Dari 10 orang itu, 6 kami jemput di luar Sumsel dan 4 menyerahkan diri ke Polres Ogan Ilir.” ujar Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad.

Dari hasil pemeriksaan, kasus perusakan rumah ibadah umat Kristiani itu murni kriminal dan tidak ada motif SARA. Sementara itu, berdasarkan keterangan sepuluh tersangka, mereka menyesali perbuatannya dan mengaku hanya ikut-ikutan.

Kini kesepuluh tersangka menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel karena kasus tersebut diambil alih Polda Sumsel. Saat ini, polisi masih mengejar beberapa orang yang diduga terlibat dalam perusakan rumah ibadah tersebut.

Atas perbuatannya kesepuluh tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Perusakan Benda secara Besama-sama dan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.

(vi/lm/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password