Kabag Ops Polres Matra Pimpin Pengamanan Unras Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pasangkayu

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Bantuan Sosial (Bansos) tidak dianggarkan lagi di Kabupaten Pasangkayu,maka dari itu puluhan perwakilan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pasangkayu kecewa dan merasa tidak dipedulikan lagi oleh Pemerintah Daerah,rabu 28 Februari Kemarin mendatangi kantor Badan Pengelolaan Perencanaan Daerah (Bappeda) melakukan aksi Demo dengan tuntutan mempertanyakan kejelasan data Bansos.

Para Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pasangkayu menyampaikan orasinya didepan kantor Bappeda,dengan tuntutannya meminta kejelasan tentang dihapusnya Anggaran Bansos di Kabupaten Pasangkayu,bahkan meminta juga data Bansos untuk diketahui lebih jelasnya.

“Dana tersebut sangat berpengaruh terhadap kelangsungan Pendidikan dalam menuntut ilmu kejenjang yang lebih tinggi,namun sangat disayangkan kepada Bappeda tidak menganggarkan lagi dana Bansos ditahun ini,berarti Pemerintah tidak menganggap kami,apalagi Masyarakat juga sangat membutuhkan yang namanya Bansos.Kami sangat kecewa terhadap Pemerintah”,ungkap salah seorang Mahasiswa.

Mahasiswa juga meminta kejelasan Dana Bansos mengapa di tahun ini tidak di Anggarkan kembali,itu sudah jelas sumbernya dari Kementrian.Hanya di Kabupaten Pasangkayu Dana tersebut ditiadakan.

“Kami akan kembali lebih banyak lagi jika tidak ada kejelasan data yang telah dijanjikan oleh Bappeda”,tutupnya.

Sementara itu,perwakilan Bappeda melalui Sekertarisnya,Arhamuddin menjelaskan,didepan para pendemo bahwa hilangnya Bansos tahun ini di Kabupatem Pasangkayu,dikarenakan adanya Administrasi yang tidak terpenuhi.

“Sesuai Permendagri Nomor (No) 32 dan No 39,kami dari Bappeda tidak berani menganggarkan Bansos bila Administrasi yang tidak terpenuhi,salah satunya tidak adanya Nota pertimbangan dari Dinas terkait”, jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan,bahwa Bappeda hanya salah satu anggota tim Penganggaran.Sementara,untuk Dana Bansos,semua perencanaannya di Dinas terkait.

“Adapun soal tuntutan Mahasiswa sudah kami terima,dan itu tetap kami sampaikan ke pimpinan untuk dibahas didalam pembahasan Anggaran Perubahan Tahun 2018 paling lambat di bulan July mendatang”,terangnya.(Roy)

Sementara itu, Kabag Ops Matra Kompol Jusmi T mewakili Kapolres Mamuju Utara AKBP Made Ary Pradana,S.IK.,M.H , saat memimpin pengamanan mengatakan pihaknya dalam kegiatan ini menerjunkan sekitar 50 personil gabungan dari Fungsi lain dan Polsek Pasangkayu.

“Ada 50 personil dari Dalmas, lantas dan Polsek, untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas,” kata Demianus Palulungan.

Saat aksi digelar, didepan Kantor Bapedda Sempat mengalami aduh mulut, tapi dengan sigap personil melakukan peredangan dengan memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan Pemuda Pasangkayu, sehingga dapat diatasi, imbuh Kabag Ops Kompol Jusmi T.

Penulis : Abrianto

Editor   : Alfian

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password