Polres Minsel Gelar Press Release Pengungkapan Dua Kasus Pembunuhan

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Polres Minahasa Selatan (Minsel) menggelar press release terkait pengungkapan dua kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Tawaang Barat, Kecamatan Tenga dan di Desa Tanamon, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minsel, Senin (26/02/2018), siang.

Press release dilaksanakan di ruang Satreskrim, dipimpin langsung oleh Kapolres Minsel, AKBP FX. Winardi Prabowo didampingi Wakapolres, Kompol Prevly Tampanguma, Kasat Reskrim, Iptu Mochamad Nandar dan diikuti puluhan wartawan.

Diawali dengan pengungkapan kasus pembunuhan di Tawaang Barat, yang terjadi pada Kamis (22/02/2018), dini hari. “Korbannya adalah Alfa Kumaat (27), warga Desa Tawaang Barat. Sedangkan tersangka berinisial MK, telah kami tangkap di Desa Olondano, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (24/02),” ujar Kapolres.

Korban, lanjutnya, tewas setelah ditikam oleh tersangka menggunakan senjata tajam jenis pisau badik, usai keduanya pesta miras bersama. “Belum ditemukan motif yang spesifik dalam kasus ini, dari hasil penyelidikan disinyalir karena pengaruh minuman keras, namun akan dilakukan pendalaman lanjutan,” terangnya.

Selanjutnya, Kapolres menyampaikan kasus serupa yang terjadi di Desa Tanamon, Kecamatan Sinonsayang, Minggu (25/02), sekitar pukul 00.30 WITA. Korban bernama Mutha Buluntuh (19), sedangkan pelakunya berinisial AO alias Abdul (17), keduanya warga Desa Tanamon Utara.

“Seperti kejadian di Desa Tawaang Barat, pada kasus pembunuhan di Desa Tanamon korban juga dihabisi dengan cara ditikam oleh tersangka menggunakan pisau dapur,” tambah Kapolres.

Diketahui, antara tersangka AO dan korban masih ada hubungan keluarga. “Tersangka selama ini tinggal di rumah orang tua korban. Korban ditikam di perutnya menggunakan pisau dapur dan dibawa ke Rumah Sakit Kalooran Amurang, lalu meninggal dunia dalam perjalanan saat akan dirujuk ke RSUP Prof. Kandou Manado,” jelas Kapolres.

Kedua tersangka saat ini telah diamankan di Mapolres Minsel. “Tersangka MK dijerat pasal 338 sub. 351 ayat (3) KUHP, ancaman hukuman maksimal pidana penjara seumur hidup. Sedangkan tersangka AO dijerat pasal 340 sub. 338 sub. 351 ayat 3 KUHP ancaman maksimal hukuman mati,” tandas Kapolres.

Penulis: Neksen
Editor: Alfian
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password