Aniaya Anak di Gowa, Pria Ini Ditangkap Polisi di Bulukumba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim gabungan Polsek Kindang Polres Bulukumba bersama Satuan Reskrim Polres Gowa berhasil membekuk pelaku penganiayaan anak di Desa Kindang, Kec. Kindang Gowa, Jumat (23/02/18).

Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kindang  Aiptu Muh. Yunus dan Aiptu Syahrudin menangkap pelaku berdasarkan Laporan Polisi LP /17/ VII / 2016/ Polres Gowa/ Sek Tombolopao tangggal 27 Juli 2016. Dari laporan polisi diatas diketahui Pelaku merupakan DPO sejak bulan Juli 2016.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan Pasal 80 ayat (1) UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Sementara itu Kapolres Bulukumba AKBP M Anggi Nauilifar Siregar mengatakan bahwa pelaku yang ditangkap telah diserahkan ke Polres Gowa guna proses lebih lanjut, “Pelaku diserahkan ke Polres Gowa untuk mempertanggung jawabkan tindakan atau perbuatannya,” ucapnya. (Humas Polres Bulukumba)

Perbuatan penganiayaan yang dilakukan pelaku meryDalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (HR. Muslim)

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password