Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Satlantas Polres Tator Berikan Penyuluhan di Sekolah

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kepolisian Resor Jajaran Polres Tana Toraja melaksanakan berbagai kegiatan inovatif yang bertujuan agar Polri lebih dekat dengan masyarakat khususnya para pelajar, serta ikut membentuk karakter anak usia dini untuk taat pada hukum dengan Pendekatan persuasif dan edukatif.

Pada hari Sabtu tanggal 17 Februari 2018 sekitar pukul 07.00 wita, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Tator Aiptu Khairil Tunggadi mengambil apel di SMA Kristen Makale Kec. Makale Kab. Tana Toraja yang didampingi oleh Kepala Sekolah SMA Kristen Makale dan staf dewan guru SMA Kristen Makale.

Kasat Lantas AKP ABD. Rahman, S.Sos melalui Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Tator Aiptu Khairil Tunggadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan himbauan dan memberikan contoh positif kepada para siswa-siswi sehingga mereka terinspirasi dan termotifasi serta terjalin hubungan yang sinergitas antara Polri dengan masyarakat khususnya para pelajar.

Dalam amanatnya, Aiptu Khairil Tunggadi memberikan himbauan untuk selalu tertib berlalu Lintas agar para siswa dalam berkendaraan memperhatikan rambu-rambu Lalu lintas serta kelengkapan surat-surat kendaraan dan mengajak Dewan Guru membudayakan Keselamatan Demi terciptanya keamanan, keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran lalu lintas di jalan raya.

Selain itu, Kanit dikyasa juga memberikan materi tentang Pendidikan bermoral dan beretika bahaya narkoba.

Kanit Dikyasa juga memperkenalkan SPN Batua Makassar kepada para siswa-siswi yang ingin masuk Polisi, karena Tahun ini 2018 akan dibuka secara operasional pendidikan kepolisian di SPN Batua Makassar.

Pelatihan pengaturan lalu lintas ini bertujuan agar anak-anak sejak dini mengerti dengan peraturan lalu lintas seperti dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memberikan amanat kepada semua pihak untuk ikut serta mematuhi lalu lintas ketika berkendara di area lintasan jalan publik.

Namun hingga kini, pelaksanaan aturan yang sangat ideal tersebut bukan menghadapi masalah. Justru faktanya antara apa yang seharusnya dilaksanakan (das sollen) dengan apa yang senyatanya sehari-hari (das sein) acapkali tidak berbanding lurus. Terbukti hingga saat ini masih banyak terjadi pelanggaran berlalu lintas di sana-sini.

Secara kebetulan atau tidak, pelaku pelanggaran ternyata tidak sedikit dari masyarakat yang berpendidikan. Pertanyaannya, kenapa hal ini terus terjadi? Bagaimana cara mengurangi atau mengatasinya?

Solusi untuk mengurangi pelanggaran atau banyaknya kecelakaan lalu lintas di jalan raya, tentunya selain perlu penindakan tegas bagi masyarakat yang melanggar ketentuan beralalu lintas, yang utama juga adalah memberikan pencegahan sedini mungkin.

Salah satunya melalui sosialisasi atau penyuluhan tertib berlalu lintas bagi pelajar mulai tingkat TK, SD, SMP, SMA bahkan hingga mahasiswa Perguruan Tinggi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kegiatan edukasi tertib berlalu lintas memang sangat perlu ditanamkan sejak usia dini.

“Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan seputar hukum dan permasalahan terkini kepada murid-murid di sekolah sebagai generasi penerus bangsa. Ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan informasi dan pemahaman hukum sedini dini,” papar Kombes Pol Dicky Sondani.

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password