Salut, Meski Hujan Para Polwan Ini Tetap Lakukan Pengaturan Dijalan

WhatsApp-Image-2018-01-12-at-1.32.50-768x512

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Meski Hujan turun dan panasnya terik matahari mereka tetap menjalankan tugas-tugasnya menjaga jamaah masjid yang sedang menjalakan ibadah sholat Jumat.

Terlihat beberapa anggota polwan Polres Parepare mengatur lalu-lintas di Jalan Usman isa , tepatnya di depan Masjid Al-Manar Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung,Kota Parepare. Tak hanya itu selain melakukan pengaturan Lalulintas para polwan ini  juga menjaga tempat parkiran kendaraan di halaman masjid, Jum’at (12/1/18).

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap hari Jum’at untuk antisipasi kemacetan dan pencurian sepeda motor sewaktu personel Polisi laki-laki sedang menjalankan ibadah sholat Jumat,” Ujar Desy Ayu Putri.

Sementara itu Kapolres Parepare AKBP Pria Budi,S.iK.M.H sangat mengapresiasi kegiatan Polwan turun di lingkungan masjid guna menciptakan situasi keaman dan ketertiban terutama pada hari Jumat. dan setiap hari Jumat, seluruh anggota Polwan diperintahkan turun melaksanakan pengamanan menggantikan tugas Polisi laki-laki yang menjalankan ibadah sholat Jumat.

“Dengan adanya Personel Polwan melakukan pengaman saat sholat Jumat kita berharap kemacetan arus lalu-lintas menuju masjid bisa terurai serta pencurian kendaraan bermotor di lingkungan masjid tidak ada lagi.” Ungkap AKBP Pria Budi, usai melaksanakan shalat Jum’at.

WhatsApp-Image-2018-01-12-at-1.36.41-900x450

Kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat merupakan amanat dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, serta menegakkan hukum dihadapkan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat yang modern.

Namun penilaian masyarakat terhadap kinerja Polri yang hanya berdasarkan dengan pemberitaan TV, Koran maupun gejala tanpa mempertimbangkan kesulitan dan hambatan Polri dalam pelaksanaan tugas, terkadang menimbulkan stigma negatif, yang kemudian diekspresikan oleh sebagian masyarakat lewat sosial media (sosmed) yang berdampak makin buruknya citra Kepolisian.

Untuk menjawab semua keraguan tersebut, dapat dilakukan dengan menampilkan keseriusan dalam kerja, profesionalitas, akuntabel dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga kehadiran anggota Polisi di tengah-tengah masyarakat, dapat betul betul dirasakan manfaatnya dalam rangka memberikan pengayoman kepada segenap masyarakat.

Istilah pengayom dalam konteks ini merupakan sebuah istilah yang bermakna perasaan tenang ketika adanya kehadiran Polisi. Jangan sampai justru kehadiran Kepolisian menimbulkan perasaan cemas, atau perasaan takut kepada masyarakat.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password