Perayaan Natal Bersama di Polda Bali, Kapolda Nyatakan Bali sebagai Pulau Toleransi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali , Setiap tanggal 25 Desember umat Kristiani diseluruh dunia merayakan Hari Natal. Meskipun sudah lewat, umat Kristiani Polda Bali tetap menggelar perayaaan Natal bersama di Graha Ballroom Hotel Aston Denpasar, Jumat (29/12/2017).

Natal bersama ini dihadiri Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Barbara Golose, Ketua FKUB Provinsi Bali Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet, Pejabat Utama Polda Bali dan Kapolres se-Bali. Selain itu, Ketua Ikatan Keluarga Besar Minahasa, Romo, Pendeta dan ratusan umat Kristiani dari seluruh jajaran Polda Bali juga turut hadir dalam acara itu.

Rangkaian acara diawali dengan pementasan Tari Burat Wangi yang dibawakan oleh Polwan Polres Badung. Kemudian dilaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh Vikjen Romo Yosef Casius Wora, SVD dan Pendeta Marinus Mainaky, S.Th. yang dilanjutkan dengan penyalaan lilin Natal bersama.

Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal Polri tahun ini mengusung tema “Damai Sejahtera Kristus Terwujud dalam Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya”. Melalui tema tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi peningkatan iman Kristiani yang dapat mendorong kualitas kinerja personel Polri demi kemajuan organisasi kepolisian khususnya Polda Bali.

Menurutnya damai sejahtera merupakan karunia terbesar yang diberikan Kristus Yesus bagi manusia khususnya anggota Polri. Dengan damai sejahtera yang mendiami hati dan pikiran maka Tuhan akan menjaga dan memelihara manusia dalam menunaikan tugas pokok sebagai anggota Polri yang Promoter. Selain damai sejahtera, kasih sesame manusia juga penting. Namun yang paling penting adalah kasih manusia kepada Tuhan yang diyakini.

“Melalui acara Natal bersama ini, kita tingkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan. Yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita dapat menjaga keimanan tersebut untuk meningkatkan semangat toleransi sebagai perekat NKRI,” ucap Kapolda Bali.

Jenderal lulusan Akpol tahun 1988 ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Untuk menghadapi kemajemukan itu, anggota Polri harus mampu membangun keberagaman, saling menghormati serta saling menghargai perbedaan masing-masing.

Kapolda menambahkan, dalam damai sejahtera ini, manusia diberikan iman pengharapan dan kasih untuk menyambut 2018 serta melewati 2017. Mudah-mudahan damai itu menjadi contoh toleransi dan bisa diwujudkan di Pulau Dewata ini. “Banyak yang menyebut Bali is the best destination in the world. Bali adalah pulau eat, pray and love kata Julia Roberts. Tetapi bagi saya Bali adalah Pulau Toleransi yang harus bergema dalam hidup kita di Indonesia dan kita tunjukan ke dunia internasional,” tutupnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Swanjaya

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password