Jaga Kondusifitas Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Luwu Gelar Razia

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif jelang perayaan Natal dan Tahun baru 2018, Polres Luwu menggelar Razia yang melibatkan seluruh rayon Polres Luwu dengan sasaran operasi yaitu Teroris, Senpi, Handak, Sajam, Narkoba, Miras, surat kelengkapan kendaraan serta pelanggaran lain yang meresahkan masyarakat, Sabtu (23/12/17).

Adapun 3 Rayon pelaksanaan Cipta Kondisi sebagai berikut:

Rayon I yaitu Polsek Larompong, Polsek Suli, Polsek Belopa dan Polsek Bajo dipimpin oleh Kasat Reskrim Akp Faisal Syam dan diikuti oleh seluruh Kapolsek dan personil serayon I, perwira polres Luwu, personil gabungan Polres, Dinas Perhubungan dengan jumlah keseluruhan 40 personil.

Alhasil Rayon I berhasil menindak 10 pengendara dengan mengeluarkan 10 lembar tilang dan menyita 5 unit kendaraan Roda Dua yang tidak dilengkapi surat surat.

Rayon II yaitu Polsek Ponrang, Polsek Bupon dan Polsek Bua dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Luwu Kompol Alwi Sahaba dan diikuti oleh Kapolsek se-Rayon II beserta personil dengan jumlah 25 personil.

Hasil dari Rayon II adalah melaksanakan razia kendaran bermotor dengan hasil cipkon yaitu 9 lembar tilang, menyita 6 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat surat.

Rayon III yaitu Polsek Walenrang dan Polsek Lamasi dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Herman Paral dan diikuti oleh Kasat Sabhara Akp Abu Bakar Salihi, Para kapolsek Se Rayon III beserta personil jumlah keseluruhan 35 personil.

Teknis pelaksanaan yaitu melakukan patroli gabungan dengan sasaran objek vital yang menjadi perhatian masyarakat.

Razia ini dipantau langsung oleh Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso dan di dampingi oleh Wakapolres Luwu Kompol Abraham Tahalele, Kasat Lantas Akp Suhermanto, Kasat Intelkam Iptu Petrus Sandale.

Sebagaimana tugas pokok Kepolisian yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, serta menegakkan hukum, termasuk melakukan razia-razia demi menjaga kondusifitas wilayah.

Istilah pengayom dalam konteks ini merupakan sebuah istilah yang bermakna perasaan tenang ketika adanya kehadiran Polisi. Jangan sampai justru kehadiran Kepolisian menimbulkan perasaan cemas, atau perasaan takut kepada masyarakat.

Penulis : Sumarwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password