Kapolres Mamasa Hadiri Kegiatan Focus Group Discussion Dalam Rangka Antisipasi Kerawanan Pilkada Serentak

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Kapolres Mamasa AKB Arianto menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Antisipasi Kerawanan Pilkada Serentak 2018 di Aula lantai III Hotel Sajojo Kab. Mamasa. Selasa(28/11/17) pukul 08.00 wita.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Drs. Hamzah, M.Si (Kabinda Sulbar), Ramli, S.Ag. M.Pd (Ketua MUI Kab. Mamasa), Kolonel Inf. Ahmad Dahlan (Kabag Ops Binda Sulbar), Dandim 1402 Polman yang di wakili oleh Kapten Inf. Syafruddin (Danramil 1402 Kab. Mamasa), Suwahru (Kesbangpol Prov.Sulbar), Drs. Kain Lotong ( Kasat Pok PP Kab. Mamasa), Magdalena, S.Pd (Kepala Kesbangpol Kab. Mamasa), Pdt. Hengki Gunawan, S.Th ( Ketua umum BPMS Gereja Toraja Mamasa), Suriani T Dellumaja (Ketua KPU Kab. Mamasa), Para pejabat pemerintah, Para Tokoh Masyarakat, Agama, dan Budaya serta Para tamu undangan 50 orang.

Adapun Sambutan Magdalena, S. Pd yaknin Saya mengucapkan kepada (Kabinda Sulbar) untuk memberikan Sponsor dalam pelaksanaan kegiatan ini, kita fokuskan Antisipasi Kerawanan Pilkada Serentak 2018 Di Kab. Mamasa ini yang menjadi sambutan kami pada saat ini,  Jika pelaksanaan kegiatan ini ada yang tidak berkenan kami selaku penyelenggara memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Sementara itu Kapolres Mamasa dalam kesempatannya mengakatakan Polri bersikap netral dan tidak mentolerir tindakan oknum yang mengagitasi masyarakat dengan tindakan intoleransi maupun provokasi yang berimplikasi pada gangguan kamtibmas serta menindak tegas tindakan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas sehingga masyarakat diharapkan dewasa dalam menyikapi dinamika pilkada secara cerdas dan bermartabat dan bersama-menjalankan pesta demokrasi yang berkualitas,”ungkap Kapolres Mamasa Akbp Arianto

Lanjut dikatakan Memilih seorang pemimpin yang mempunyai karakter nilai-nilai kepemimpinan, komitmen dan integritas dalam membangun daerahnya untuk kesejahteraan masyarakatnya menjadi prasarat utama kesinambungan pembangunan daerah dan segala bentuk praktek kegiatan yang melanggar ketentuan baik norma hukum maupun norma agama, jelas hal tesebut konsekuensinya akan dipertanggung jawabkan baik dimata hukum terlebih dihadapan Tuhan yang Maha Esa. tegasnya.

Dinamika pilkada yang bersih, berkualitas dan bermartabat akan menghasilkan sistem kepemimpinan yang berkualitas dalam membangun suatu daerah. Terang AKB Arianto.

Penulis : Humas S440DARA

Editor   : Alfian

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password